oleh

Klaim Beri Kontribusi, Ratusan Pekerja Tiongkok Tetap Dirazia di Lokasi Proyek PLTU

-Daerah-27 views

Palangkaraya (Harian Medan) – Proyek pembangunan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) di Rungan, Kabupaten Gunung Mas (Gumas), melibatkan ratusan tenaga kerja asing (TKA) asal Tiongkok. Petugas gabungan mengadakan sidak ke proyek garapan PT Hubei Second Electric Power Construction Engineering Company (Hepsec) itu.

Petugas gabungan tersebut terdiri atas perwakilan Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI, Intel Kodim 1016/Plk, Babinsa Koramil Tumbang Jutuh, serta Kantor Imigrasi Palangka Raya.

Pantauan dilapangan yang mengikuti sidak, para pekerja yang rata-rata warga Tiongkok itu diminta menunjukkan dokumen pengenal, salah satunya surat izin tinggal terbatas (itas). Hasilnya, belum ditemukan TKA yang tidak mengantongi paspor dan itas.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Non TPI Palangkaraya Dadan Gunawan yang diwakili Kepala Subseksi Intelijen M. Syukran mengingatkan perusahaan agar tidak bermain-main dengan legalitas TKA. “Jika ada yang ilegal, akan kami tindak sesuai hukum,” tegas Syukran.

Sementara itu, PT Hepsec yang diwakili kepala humas dan HRD bernama panggilan Che mengatakan bahwa pihaknya sudah menaati aturan kantor imigrasi.

Dia mengklaim, sejauh ini sudah banyak kontribusi yang diberikan perusahaan kepada masyarakat setempat. “Ya, kalau dahulu kami datang di sini belum ada listrik dan sinyal, sekarang sudah kami bangun dan masyarakat senang,” katanya.

Menurut dia, TKA di perusahaannya berjumlah 263 orang. Semuanya bekerja di bidang keahlian tertentu. Sedangkan tenaga kerja lokal berjumlah 800 orang. (jp)

Komentar

News Feed