oleh

Teriak Sambil Diinfus, Kapten Leo:”Tolong Saya Pak Presiden..!”

-Daerah-51 views

Pematang Siantar (Harian Medan) – Video seorang anggota TNI meminta pertolongan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) beredar ke publik. Anggota TNI itu kecewa dengan pelayanan yang diberikan pihak rumah sakit TNI.

Dalam video, anggota TNI masih diinfus. Sambil duduk di kursi roda, dia berteriak-teriak meluapkan kekecewaannya atas pelayanan rumah sakit TNI. Kaki kanan anggota TNI itu juga masih diperban.

“Pak Presiden, tolong Pak Presiden. Saya tentara yang dari masyarakat akan kembali ke masyarakat. Sakit hati saya. Saya sakit tidak ada di opname, diopname tidak layani. Saya kecewa dengan RS tentara, kecewain pelayanan tidak bisa,” ujar anggota TNI itu seperti dalam video yang dilihat, Sabtu (26/1/2029).

Anggota TNI itu menyebut tidak bisa diopname. Dia mengaku menjadi anggota TNI dari prajurit sampai perwira.

“Saya seorang perwira tidak berfungsi perwira. Sakit, opname tidak bisa. Tidak bisa di rumah sakit tentara tanpa dirawat. Sakit, saya seorang perwira, tidak berfungsi saya, tidak ada artinya angkatan darat di rumah sakit, tidak artinya. Inilah nasib saya ini, saya dari prajurit masuk sampe perwira,” ujarnya.

Peristiwa yang ada dalam video tersebut terjadi di RS TNI Pematang Siantar, Sumatera Utara pada 25 Januari 2019 kemarin. Adalah Kapten Leo Sianturi yang meminta pertolongan Jokowi sambil berteriak-teriak.

Menurut pihak rumah sakit kejadian tersebut berawal dari percakapan perawat dengan Leo. Perawat rumah sakit menanyakan perihal keluarga ke Leo. Namun perwira TNI itu ternyata tidak suka.

“Setelah perbincangan dengan perawat, Kapten Leo Sianturi turun dari tempat tidur dan mengambil tongkatnya. Kemudian perawat Natalista Ruang anggrek bertanya, ‘loh bapak mau kemana?’. Lalu Kapten Leo Sianturi menjawab, ‘saya mau pulang, saya tidak suka ditanya-tanya begitu’.

Kemudian perawat Srika Dewi menanyakan kembali, ‘loh kenapa pak sayakan hanya bertanya, bapak kan tidak bisa jalan kalau tidak ada keluarganya kami perawat bisa membantu (perhatian khusus)’.

Kemudian Kapten Leo Sianturi menjawab, ‘nggak-nggak saya mau pulang. Saya seorang perwira kalian tanya-tanya seperti itu dan tidak percaya’.

Lalu perawat Srika Dewi meminta maaf apabila ada perkataan yang salah,” demikian keterangan dari pihak rumah sakit seperti dikutip dari situs RS TNI Pematang Siantar.

Setelah itu Leo keluar dari kamar. Baru kemudian peristiwa seperti dalam video terjadi.(mbd)

Komentar

News Feed