Home DaerahAsahan 2 WN Bangladesh Ditipu Agen Tenaga Kerja Dijanjikan di Malaysia, Malah “Terdampar” ke Tanjung Balai

2 WN Bangladesh Ditipu Agen Tenaga Kerja Dijanjikan di Malaysia, Malah “Terdampar” ke Tanjung Balai

by Redaksi

Harian Medan – Dua Warga Negara Bangladesh, masing-masing bernama Zakir Hossein (31) dan Farouk (25) terpaksa diamankan personel Imigrasi Tanjungbalai-Asahan lantaran masa izin tinggalnya di Indonesia sudah berakhir.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjungbalai Asahan, Huntal H Hutauruk melalui Kasubsi Informasi dan Komunikasi Muhammad Azis, mengatakan kedua WN Bangladesh tersebut diamankan dari sebuah warung nasi di Jalan Sudirman, Tanjungbalai. “Petugas Intelijen Keimigrasian sebelumnya telah menerima informasi dari masyarkat yang curiga dengan keberadaan mereka,” katanya kepada wartawan, Jumat (22/2/2019).

Menindaklanjut informasi itu, petugas Intelijen Imigrasi kemudian melakukan pemeriksaan terhadap dokumen keimigrasian atau paspor dari kedua WN Bangladesh tersebut, diketahui bahwa izin tinggal mereka sudah melebihi batas waktu yang ditentukan. “Sesuai dengan SOP Keimigrasiaan, dari lokasi, kedua WN Bangladesh langsung diamankan petugas ke Kantor Imigrasi kelas II TPI Tanjungbalai-Asahan, untuk diproses lebih lanjut,” jelasnya.

hasil dari pemeriksaan–kedua WN Bangladesh yang bakal dideportasi itu–mereka berangkat dari Bangladesh menuju Kuala Lumpur dan selanjutnya ke Yogyakarta dengan menaiki pesawat terbang. “Dari Yogyakarta, keduanya menuju ke Tanjungbalai karena dijanjikan oleh agen tenaga kerja akan diberangkatkan ke Malaysia untuk berkerja.

Jadi, kedua WN Bangladesh ini korban penipuan yang dilakukan oleh agen,” jelas Muhammad Azis didampingi Kasubsi Intelijen Imigrasi, Wisli Sitompul. Muhammad Azis menjelaskan, apa dilakukan terhadap kedua WN Bangladesh itu sesuai tindakan Administratif Keimigrasian (TAK) yang sudah diatur di dalam ketentuan pasal 75 ayat 1 Undang-undang nomor 6 tahun 2011 tentang keimigrasian berupa pendeportasian. “Keduanya akan kakan kita deportasi melalui Bandara Internasional Kualanamu Deliserdang dengan menggunakan pesawat Malindo Air menuju Dhakka (Bangladesh), dengan transit di Kuala Lumpur,” pungkasnya. (mj)

Baca Berita Lainnya