oleh

Ikuti Pameran Pendidikan Tinggi, UMSU Beri Pelayanan Kesehatan Gratis

-Medan-1 views

Harian Medan – Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) terus aktif mengikuti pameran pendidikan tinggi sebagai sarana bagi calon mahasiswa untuk mendapatkan informasi yang komprehensif tentang kampus itu. Tahun ini, UMSU kembali berpartisipasi pada Pekan Pendidikan Tinggi Sumut ke-7 di Medan. Bahkan grup band dan tari UMSU sebagai pembuka acara tersebut.

Event diikuti 22 perguruan tinggi se-Sumatera dan Pulau Jawa berlangsung 19 hingga 21 Februari 2019 itu dibuka Sekretaris Pelaksana (Sespel) Lembaga Layanan Dikti (LLDikti) Wilayah I Sumut Dr Mahriyuni M.Hum.

Dalam kegiatan yang dipadati siswa-siswi SMA sederajat itu, pengunjung bisa melihat stand UMSU memamerkan peralatan Observatorium Ilmu Falak (OIF) yang dilengkapi dengan teleskop canggih guna melihat benda ruang angkasa dan hilal.

Di stand itu juga Fakultas Kedokteran UMSU memberi pelayanan kesehatan gratis berupa pemeriksaan tensi darah, gula darah, asam urat dan kolesterol untuk pengunjung.

“Keikutsertaan UMSU pada acara tahunan ini tetap memberikan pemeriksaan kesehatan gratis dan juga menampilkan sejumlah peralatan teleskop Observatorium Ilmu Falak serta karya-karya inovatif mahasiswa,” ungkap Rektor UMSU, Dr Agussani MAP melalui Kabiro Humas Ribut Priadi MIKom.

Ribut Priadi menuturkan, kegiatan ini juga bisa menjadi sarana pendidikan bagi masyarakat agar lebih kritis dalam memilih perguruan tinggi yang sesuai minat, bakat dan kemampuan akademik. Ini supaya mahasiswa bisa lebih siap dalam menghadapi tantangan masa depan

Untuk itu, kata Ribut, UMSU mengapresiasi pameran ini diadakan setiap tahun sembari terus meningkatkan mutu dan kualitas pelaksanaannya.

Sespel LLDikti Wilayah I Sumut Dr Mahriyuni MHum menyebutkan pameran itu merupakan wadah untuk memberikan layanan informasi kepada masyarakat bahwa mereka itu kampus yang tepat untuk pelajar sebagai calon mahasiswa sesuai kompetensi minat, bakat dan juga sesuai dengan ciri dari produk yang mereka hasilkan setelah lulus.

Mahriyuni mengakui kegiatan ini penting karena merupakan bagian dari akuntabilitas publik, yakni bagaimana perguruan tinggi bisa menunjukkan kepada masyarakat dalam menyelenggarakan pelayanan pendidikan kepada mahasiswa dan dosen dalam bentuk produk yang mereka buat.

Dia mencontohkan UMSU punya pelayanan kepada mahasiswa dalam bentuk grup band dan tarinya yang ditampilkan pada pembuka pameran pendidikan tersebut.

“Jadi, kampus bukan menyelenggarakan pelayanan akademis saja tapi melayani non akademik seperti juga minat, bakat, seni, dan olahraga,” katanya. (ha)

Komentar

News Feed