oleh

Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi Siap Diseret ke Meja Hijau

Harian Medan – Polda Metro Jaya resmi melimpakan kasus pembunuham satu keluarga di Bekasi ke Kejaksaan Negeri Bekasi. Pembunuhan yang dilakukan oleh pelaku bernama Haris Simamora itu dilakulan pada Senin, 12 November 2018 lalu sekitar pukul 23.00 WIB. Diketahui, pelaku juga merupakan keluarga korban

Kabid Humas Polda Metro Jaya Argo Yuwono mengatakan, penyidik melimpahkan kasus Haris ke Kejaksaan Bekasi beserta barang buktinya. Pelimpahan itu dilakukan karena dinilai sudah lengkap alias P21.

“Hari ini kita kirimkan ke kejaksaan untuk diteliti. Kejaksaan Bekasi memberikan surat P21 yang artinya sudah lengkap yaitu profil mau materil. Kemudian saat ini kit akan menyerahkan tanggung jawab penyidik kepada JPU,” kata Argo di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (21/2).

Pelaku yang mengenakan baju khas tahanan itu terlihat fresh, berbeda pada awal pelaku ditangkap pada Rabu (14/11/2018). Terlihat Ekspresi wajah pelaku pucat dan menyesali perbuatan nekatnya itu.

Kini, kasus Haris segera diseret ke meja hijau untuk diadili atas perbuatan keji yang dilakukannya.

“Dengan berbagai fasilitas yang ada dengan berbagai kegigihan sehingga bisa mengungkap kasus ini dan kami juga bisa menyelesaikan kasus ini,” ungkap Argo.

Karena itu Argo menyampaikan banyak terima kasih kepada ke kejaksaan yang telah setia membantu proses penyelesain beberapa berkas sang pelaku.

“Ini semua sebagai kordinasi yang baik antara kepolisian dan kejaksaan sehingg penyidikdakn yang dilakukan dapat berjalan dengan lancar,” ungkapnya.

“Kita juga ucapkan kepada kejaksan terimakasaih yang telah kordinasi dengan penyidik berkaitan dengan kasus ini dan kasus- kasus lainnya,” beber Argo.

Seperti diketahui, polisi telah menetapkan HS sebagai tersangka pembunuhan satu keluarga di Bekasi. Polisi juga sudah melakukan penahanan.

HS ditangkap di kaki Gunung Guntur, Garut, Jawa Barat, Rabu (14/11/2018) sekitar pukul 22.00 WIB.

HS melakukan pembunuhan terhadap satu keluarga yang tinggal di Jalan Bojong Nangka 2, Pondok Melati, Bekasi, Selasa 13 November 2018.

Keempat orang tersebut adalah satu keluarga yang terdiri dari pasangan suami-istri dan dua orang anaknya.

Keempat korban bernama, Diperum Nainggolan (38), Maya Ambarita (37), Sarah Nainggolan (9), serta Arya Nainggolan (7). (ps)

Komentar

News Feed