oleh

Seorang Penarik Becak yang Hidupnya Sebatang Kara itu, ditemukan tak Bernyawa ditempat Biasa Ia Mangkal

-Tebing-0 views

Tebing Tinggi (Harian Medan)-Sesosok pria yang sehari-hari dikenal sebagai penarik becak dayung pengumpul barang bekas ditemukan kaku di emperan toko di Jalan Patimura, Lingkungan 3, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Tebingtinggi Kota, Tebing Tinggi, Jumat (1/2/2019) subuh.

Syafruddin, Kepala Lingkungan 3 Kelurahan Pasar Baru mengatakan, kabar tersebut diketahuinya dari seorang petugas yang berjaga malam di areal ruko. “Tak lama kemudian saya ke lokasi dan melihatnya dan langsung menghubungi Polres Tebing Tinggi,” katanya.

Polisi pun segera tiba di lokasi tak lama kemudian. Setelah diperiksa, Kepling mengenali pria tersebut bernama Pairin, yang selama ini sehari-harinya diketahui bekerja sebagai tukang becak dayung dan pencari barang bekas (botot). “Umurnya sekitar 60-an.

Selama ini dia tinggal sebatang kara, tak ada istri, anak maupun sanak saudara. Singkat kata, dia hidup layaknya seorang gelandangan tanpa rumah selama 30 tahun.

Setiap malamnya tidur di emperan toko bersama becak dayungnya,” beber Syafruddin. Lanjut Kepling, pria yang biasa disapa Irin itu diketahui warga berasal dari Kecamatan Dolok Masihul, Serdang Bedagai.

Sementara itu, Aiptu Terlaksana Sembiring selaku KSPSKT piket C Polres Tebing Tinggi, saat dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan mayat di emperan ruko milik Anto.

“Penyebab korban meninggal, masih dalam lidik polisi dan saat ditemukan tidak ada tanda-tanda kekerasan ataupun luka di sekujur tubuh korban. Dugaan sementara, korban meninggal akibat sakit,” jelasnya. (mj)

Komentar

News Feed