oleh

Simpan Sabu di Celana dalamnya, Pemuda ini Akhirnya diringkus Polisi

-Daerah-3 views

Serdang Bedagai (Harian Medan)-Personel Satuan Reserse Narkoba Polres Sergai dipimpin Kasatres Narkoba, AKP Martualesi Sitepu SH MH, melakukan giat Grebek Kampung Narkoba Minggu kemarin.

Penggerebekan dilakukan ke sebuah rumah di Dusun IV, Tanjung Rejo, Desa Dolok Menampang, Kecamatan Dolok Masihul, sejak pukul 06.00 Wib Dalam kegiatan itu polisi berhasil meringkus terduga pengedar sabu-sabu bernama Muhammad Muklis (22), seorang warga setempat.

Dari pemuda itu, polisi menyita barang bukti berupa 3 paket sabu-sabu seberat 8,6 gram, timbangan elektrik, 1 bal plastik klip kosong dan dompet toko emas.

AKP Martualesi Sitepu dalam keterangannya, Selasa (5/2/2019) menyebutkan, penggrebekan dilakukan karena kawasan tersebut diduga sudah lama terjadi peredaran sabu yang dilakukan oleh J. “Minggu (3/2/2019) sekira pukul 6.00 kita bergerak ke lokasi dengan menyertakan 8 Orang personel termasuk Kanit Idik 1 dan 2,” kata Martualesi.

Setiba di kediaman J, polisi langsung menggedor rumah dan memperlihatkan surat perintah tugas, meminta izin kepada isteri pemilik rumah untuk melakukan penggeledahan. “Ketika masuk, personel melihat seorang laki laki yang sebelumnya tertidur di ruang tengah terbangun dengan gelagat mencurigakan. Langsung kita perintahkan anggota untuk memeriksa,” kata Martualesi. Namun, laki-laki tersebut namun menolak digeledah dan hanya mengeluarkan dompet dan isi kantongnya yang lain.

Selanjutnya petugas langsung melakukan penggeledahan paksa dan akhirnya menemukan dompet berisi sabu-sabu yang disimpan di celana dalamnya. Petugas yang datang dengan didampingi Kepala Dusun IV, Sudarma (34) kemudian melanjutkan penggeledahan di dalam rumah. Tak lama kemudian, polisi kembali menemukan 1 paket sabu terbungkus plastik klip di atas lemari.

“Hasil interogasi awal terhadap tersangka Muhammad Muklis, dia mengakui sudah sekitar 2 tahun menjadi kurir narkoba dengan gaji tidak tetap yang diterima dari abang kandungnya, J,” jelas Kasat. Berikut barang bukti, Muklis kemudian diboyong ke Mapolres Sergai, dan dijerat pasal 114 Sub 112 UU RI nomor 35 tahun 2009, tentang Narkotika. “Ancaman hukumannya maksimal 20 tahun penjara,” pungkas mantan Kapolsek Kutalimbaru itu. (mj)

Komentar

News Feed