Home Uncategorized SMAN 1 Matauli Raih Medali Emas di IPITEX 2019 Thailand

SMAN 1 Matauli Raih Medali Emas di IPITEX 2019 Thailand

by Redaksi

Tapteng (Harian Medan)-Siswa SMAN 1 Matauli, Pandan, Tapanuli Tengah, berhasil meraih 1 mendali emas dan perunggu pada ajang kompetisi International Intellectual Property, Invention, Innovation and Technology Exposition (IPITEX) 2019 yang digelar di negeri gajah putih, Thailand.

Hal tersebut dikatakan Kepala Sekolah SMAN 1 Matauli Pandan Murdianto, saat beraudiensi dengan Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, di ruang kerjanya, Jumat (8/2/2019).

Murdianto menjelaskan, dalam ajang kompetisi ilmu pengetahuan dan inovasi yang diinisiasi oleh National Research Council of Thailand itu, mereka menurunkan sebanyak 10 tim. Hasilnya mereka berhasil meraih medali dan mengungguli siswa/siswi dari 34 negara-negara lain, termasuk dari negara-negara Eropa.

“Kita berhasil mendapatkan 1 mendali emas dan perunggu. Dan ada juga mendapatkan special award medali,”ujar Murdianto.

Murdianto mengatakan, mengikuti even seperti IPITEX ini merupakan kegiatan rutin bagi SMAN 1 Matauli Pandan. Pada tahun 2018 mengikuti kegiatan seperti ini di Korea Selatan.

“Kita selalu berusaha melahirkan anak-anak yang berprestasi,”tukasnya.

Gubenur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi mengapresiasi prestasi para siswa SMAN 1 Matauli Pandan di event IPITEX 2019 di Thailand. Para siswa juga dimotivasi untuk terus meningkatkan prestasi di masa mendatang.
Gubsu Edy mengatakan keberhasilan bukanlah akhir dari perjuangan. Keberhasilan merupakan awal dari kemenangan.

“Apresiasi untuk kalian anak-anaku sekalian atas keberhasilan yang kalian dapatkan. Tapi, kalau kalian langsung puas dengan hal seperti ini itulah tanda kehancuran,” katanya.

Masa depan para siswa, kata Gubsu Edy, sangat diharapkan di Sumut ini, oleh bangsa ini. Untuk itu jangan pernah berhenti, jangan pernah menyerah, dengan segala bentuk gangguan, hambatan, dan tantangan yang ada.

“Karena setiap keberhasilan pasti cobaan menghadang di depan. Kalau kalian mampu menghadapi itu, kalian pasti berhasil,” ujar Gubsu Edy.

Gubsu pada kesempatan itu juga mengharapkan agar para siswa sebagai generasi penerus dalam melakukan sesuatu harus diiringi dengan doa. Karena doa itu sangat penting. “Karena pintu keberhasilan itu adalah doa,” ujar Gubsu.

Selain itu, katanya, seorang siswa itu harus mempunyai cita-cita. Punya cita-cita apa yang harus diperbuat dan mau jadi apa nantinya. “Kalau tidak punya cita-cita berarti tidak ada tujuan dalam dalam hidup,” sebut Gubsu. (dg)

Baca Berita Lainnya