oleh

Demo Mahasiswa Institut Kesehatan Helvetia, Tuntut Transparansi Biaya Kuliah

-Medan-125 views

Harian Medan-Aksi saling dorong mewarnai unjuk rasa yang digelar mahasiswa farmasi Institut Kesehatan Helvetia, di kampus mereka, Jalan Kapten Sumarsono, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan.

Aksi saling dorong terjadi antara mahasiswa dengan pihak kepolisian. Ratusan mahasiswa mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Farmasi Institut Kesehatan Helvetia berusaha masu ke dalam kampus untuk menjemput teman mereka yang masih bermediasi.

“Kami mau masuk. Kamu mau jemput teman kami di dalam, kenapa lama kali mediasinya,” teriak mahasiswa, Senin (18/3).

Melihat kondisi tersebut, pihak kepolisian dengan sigap menenangkan para mahasiswa. Selanjutnya mahasiswa mendengarkan instruksi yang diimbau pihak kepolisian dan memilih untuk tenang dan kembali bertahan di luar.

Tidak lama berselang, seorang perwakilan mahasiswa berjenis kelamin perempuan dari dalam kampus keluar untuk menemui rekan-rekannya. Mahasiswa berhijab hitam itu juga mengimbau rekan-rekannya untuk tetap tenang.

“Tenang. Di dalam yang terjadi itu, dari rektorat sedang membuat surat komitmen antara kedua belah pihak. Surat sedikit lagi selesai, ada beberapa yang diubah untuk mencapai kesepakatan antara pihak mahasiswa dan rektorat,” sebutnya.

Dalam aksi unjuk rasa, mahasiswa menginginkan transparansi dana berkaitan dengan uang praktikum selama masa perkuliahan Program Studi S1 Farmasi.

Mahasiswa juga menginginkan realisasi dari pihak terkait agar melengkapi alat-alat dan bahan-bahan di laboratorium sesuai dengan standar nasional Perguruan Tinggi.

Selain itu, mahasiswa menginginkan setiap kebijakan-kebijakan berkaitan dengan Program Studi S1 Farmasi yang dikeluarkan oleh pihak kampus agar dapat dimusyawarahkan terlebih dahulu dengan mahasiswa.

Unjuk rasa yang digelar mahasiswa ini diketahui berlangsung mulai pukul 10.00 WIB. Hingga pukul 13.00 WIB, pihak kampus belum juga memberikan kepastian. Bahkan perwakilan mahasiswa yang diajak mediasi juga belum keluar.

Hingga berita ini diturunkan, ratusan mahasiswa masih berunjuk rasa di depan kampus mereka. Beberapa perwakilan mahaiswa bersama pihak rektorat juga masih melakukan mediasi di dalam kampus.

Aksi unjuk rasa mahasiswa ini mendapat pengawalan dari pihak kepolisian. Sementara arus lalu lintas di depan kampus terpantau tersendat. (ad)

Komentar

News Feed