oleh

Kapolda Akan Buka Rakorwil FK PKBM Sumut April Mendatang

-Medan-184 views

Harian Medan-Kapolda Sumut Irjen Pol Drs Agus Andrianto SH MH direncanakan akan membuka Rapat Koordinasi Wilayah Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (FK PKBM ) se-Sumut awal April mendatang.

Hal tersebut ditegaskan Ketua FK PKBM Sumut Hakimuddin Lubis didampingi Wakil Ketua I Manahan Sitanggang dan Sekretaris Indra Prawira ketika diminta kesediaan Kapoldasu di acara Apel Gelar Pasukan Persiapan Pengamanan Pemilu tahun 2019 di Lapangan Benteng Medan pada Jumat kemarin.

Rakorwil akan dilaksanakan di Aula Tribrata Mapolda Sumut Jalan Medan Tanjung Morawa dan dihadiri sekitar 300 orang yang merupakan perwakilan Pengurus FK PKBM Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara.

Kegiatan akan dirangkai dengan Pelantikan Bersama FK PKBM Kabupaten/Kota yang telah melaksanakan Musyawarah Daerah, di antaranya dari Kabupaten Langkat, Asahan, Mandailing Natal, Tapanuli Selatan, Dairi, Pakpak Bharat, Simalungun, Kota Binjai dan Kota Siantar.

Selanjutnya, Hakimuddin menyampaikan, Rakorwil akan menjadi wadah bagi PKBM se-Sumut untuk berbagi informasi dalam penyelenggaraan pendidikan nonformal, termasuk di dalamnya pendidikan kesetaraan yang sebentar lagi akan menghadapi Ujian Nasional.

Pendidikan kesetaraan Paket A, B dan C adalah salah satu program pendidikan yang dilaksanakan oleh PKBM. Menurut data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI pada tahun 2018, secara nasional dari 27.010.882 murid SD dan MI, 0,91%-nya atau 277.050 putus sekolah dan 5,70% atau 273.446 tidak melanjutkan ke jenjang selanjutnya.

Sementara itu, dari 14.151.905 murid SMP dan MTs, 1,07% atau 145.056 putus sekolah dan 9,46% atau 402.584 tidak melanjutkan ke jenjang selanjutnya. Masih menurut sumber tersebut, dari 10.084.038 murid SMA, SMK dan MA, ada 121.829 yang putus sekolah.

Data tersebut menunjukkan bahwa masih banyak masyarakat yang putus sekolah yang dapat menjadi sasaran pendidikan kesetaraan. Hal ini tentu menjadi tantangan agar PKBM dapat berperan lebih dalam memberikan layanan pendidikan bagi anak putus sekolah tersebut.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Dewan Penasehat FK PKBM Sumut Syaiful Syafri menjelaskan, Rakorwil diharapkan dapat menambah semangat dan menyatukan persepsi PKBM se-Sumatera Utara dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan nonformal.

Meningkatnya mutu layanan berarti tersedianya layanan pendidikan nonformal yang makin baik bagi masyarakat Sumut. Dengan begitu PKBM dapat berkontribusi optimal untuk pembangunan Sumut yang makin maju, tegas Syaiful Syafri.

Menurut data Kemdikbud, saat ini ada 390 lembaga PKBM yang ada di Sumut. Lembaga PKBM tersebut menyelenggarakan berbagai program pendidikan nonformal. Untuk pengendalian dan penjaminan mutu pendidikan program dan satuan pendidikan, dilakukan akreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional PAUD dan PNF. Saat ini ada 149 program PKBM yang sudah terakreditasi dalam kurun waktu sejak tahun 2015 – 2018. (si)

Komentar

News Feed