Home DaerahBatubara Nenek 70 Tahun Dibunuh, Ternyata Sang Pelaku Tetangganya

Nenek 70 Tahun Dibunuh, Ternyata Sang Pelaku Tetangganya

by Redaksi

Harian Medan-Polisi akhirnya mengungkap pelaku di balik kematian Misni, pengusaha sewa menyewa peralatan pesta yang sebelumnya ditemukan tewas di kediamannya di Dusun 6, Desa Sumber Padi, Kecamatan Lima Puluh, Batubara, Senin (18/3/2019) lalu.

Diketahui, wanita berusia 70 tahun itu ditemukan tewas mengenaskan dengan luka di bagian belakang kepala dan saat ditemukan pertama kali, dalam keadaan bersimbah darah dan tubuh ditutupi kuali di dalam gudang. Kasat Reskrim Polres Batubara, AKP Pandu Winata SH SIK MH, saat ditemui metro24jam.com di ruang kerjanya sebelum konferensi pers, Senin (25/3/2019) pagi mengatakan, pengungkapan pembunuhan sadis itu setelah personel Sat Reskrim Polres Batubara melakukan penyidikan dan olah TKP dibantu tim ITE Polda Sumut.

Dalam waktu tiga hari 4 jam, Satuan Reserse Kriminal Polres Batubara, berhasil meringkus pelaku pada Sabtu (23/03/2019). “Tersangka bernama Andi Nova (30), asal Nagori Perlanaan, Kabupaten Simalungun, yang tak lain adalah tetangga korban. Pelaku menyewa rumah di samping mertuanya, berjarak sekira dua rumah dari rumah korban,” kata Pandu. Kepada petugas, Andi mengakui nekat membunuh karena kepergok saat hendak mencuri di kediaman Misni. “Jadi, ketika kepergok, pelaku langsung meninju muka korban sehingga korban sepoyongan. Lalu pelaku mengambil sebatang kayu bekas kaki meja yang berada di rumah korban dan memukul belakang kepala korban hingga terkapar,” beber Pandu.

ak sampai di situ, Andi kemudian mencekik leher nenek 70 tahun itu dan membenturkannya ke tembok. “Setelah korban tak beradaya, pelaku menyeret tubuh korban ke dalam gudang rumah korban dan menutupi tubuh korban dengan tiga buah kuali (belanga). Kemudian pelaku sempat membersihkan darah di lantai lalu selanjutnya mengambil emas, dompet dan handphone, sebelum kabur melalui pintu belakang,” lanjut Pandu. Kepada polisi, Andi juga mengakui sudah beberapa kali masuk ke rumah Misni dan mengambil barang berharga milik wanita itu. Andi yang kesehariannya bekerja serabutan, ditangkap polisi ketika sedang berada di rumah wanita di duga selingkuhannya, Desa Sipare-pare, Kecamatan Air Putih Batubara. Saat akan ditangkap, pria itu mencoba melawan dan melarikan diri, sehingga petugas memberikan tindakan tegas dan terukur dengan menembak kedua kakinya. Atas perbuatannya, Andi dijerat pasal berlapis pembunuhan dan pencurian, dan terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara. (mj)

Baca Berita Lainnya