oleh

Rasialisme Menghantui Kemenangan Inggris Atas Montenegro

-Olahraga-44 views

Harian Medan – Inggris memimpin klasemen sementara Grup A kualifikasi Euro 2020 setelah melibas tuan rumah Montenegro, Selasa (26/3/2019) dini hari WIB.

Dalam pertandingan di Gradski Stadion Podgorica itu, tuan rumah bertekuk lutut dari tamunya 1-5. Montenegro sempat unggul lebih dahulu lewat Marko Vesovic di menit ke-17. Namun, gol itu seperti membangunkan Tiga Singa yang sedang tidur.

Inggris membalas lima kali lewat Michael Keane (30), brace Ross Barkley (39,59), Harry Kane (71) dan Raheem Sterling (81).

Hasil ini membuat Inggris mendulang dua kemenangan dari dua laga awal di penyisihan Grup A. Sebelum menundukkan Montenegro, tim asuhan Gareth Southgate ini menang 5-0 dari Republik Ceko.

Di balik kemenangan Inggris atas Montenegro tadi, muncul cerita tak sedap, soal rasialisme yang melibatkan fans tuan rumah.

Penyerang Inggris Raheem Sterling meyakini UEFA harus menghukum (fan) Montenegro lantaran nyanyian rasisme yang ditujukan untuk sejumlah pemain Inggris (yang berkulit hitam).

“Sekarang tahun 2019, sangat disayangkan melihat ini masih terjadi. Saatnya buta orang-orang yang bertanggung jawab (UEFA) untuk membubuhkan stempel mendenda mereka,” kata Sterling seperti dikutip dari Sky Sports.

Pemain milik Manchester City itu juga punya cara tersendiri melampiaskan kemarahannya, membalas perlakukan fan Montenegro. Setelah mencetak gol, Sterling sengaja membuat gesture perayaan memgang kuping.

“Saya hanya ingin menunjukkan kepada mereka bahwa butuh lebih dari sekadar nyanyian (rasisme) itu untuk membuat kami emosi dan mengalahkan kami,” tutur Sterling.

Pelatih Inggris Gareth Southgate juga menjadi saksi langsung, mendengar nyanyian fan tuan rumah bernada rasisme. “Tidak ada keraguan, kami akan memastikan itu dilaporkan ke UEFA. hal seperti itu sudah tidak bisa diterima,” ucapnya. (ps)

Komentar

News Feed