oleh

Baliho Selamat Prabowo Sandi Presiden dan Wakil Presiden Terpasang di Tembung

-Headline-177 views

Berdiri Tegak Baliho besar berisikan ucapan selamat kepada pasangan calon presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 02, Prabowo-Sandi sebagai Presiden terpilih periode 2019-2024 terpasang di salah satu titik di Tembung, Deliserdang.

Baliho Ukuran yang cukup besar itu berdiri di Jalan Besar Tembung-Batangkuis atau di Pasar Jodoh, Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deliserdang, sejak Rabu (15/5/2019).

Terlihat baliho tersebut bertuliskan ‘MENGUCAPKAN SELAMAT ATAS TERPILIHNYA BAPAK PRABOWO SUBIANTO BAPAK SANDIAGA UNO SEBAGAI PRESIDEN DAN Wakil PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA 2019 – 2024’.

Baliho yang juga terdapat tulisan ‘Dari Masyarakat Sumatera Utara’ tu juga tertera kalimat ‘NKRI HARGA MATI’.

Berdirinya baliho tersebut sempat menghebohkan warga terutama bagi pengguna jalan yang melintas dan melihatnya. Sejumlah masyarakat terlihat berhenti di baliho tersebut. Ada yang hanya melihat-lihat, namun ada pula yang berswafoto (selfie) dengan latar belakang baliho tersebut.

Belum diketahui sejak kapan baliho tersebut terpasang. Beberapa warga yang ditanya mengaku tidak mengetahunya. Mereka juga heran, tiba-tiba baliho tersebut sudah terpasang.

“Nggak tahu kapan mulai terpasang. Tapi waktu saya lewat semalam (Selasa 14/5/2019)) setahu saya baliho ucapan selamat itu belum ada,” ungkap seorang warga yang melintas.

Pro-Kontra warga warnai terpasangnya baliho Prabowo Sandi di Tembung
Beberapa warga yang melihat baliho Prabowo Sandi di Tembung tersebut sempat memberikan komentarnya. Salah satunya Fuad (43), seorang warga yang melintas. Dia mensinyalir, baliho tersebut berdiri karena sebagian masyarakat meyakini Prabowo-Sandi menang dalam Pemilihan Presiden (Pilpres 2019) termasuk dirinya.

Ada pihak yang mendukung terpasangnya baliho tersebut, namun ada pula yang memprotes berdirinya baliho tersebut. Bahkan, ada yang meminta baliho itu segera diturunkan.

“Udah jelas kalah kok memaksakan harus menang. Baliho ini harus diturunkan segera,” kata Surya, warga Jalan Letda Sujono. sembari berlalu meninggalkan kerumunan warga yang berdiri di bawah baliho tersebut.

Sementara itu, baliho sejenis juga cukup banyak terpasang di berbagai wilayah lain di Indonesia. DKI Jakarta, Jawa Barat, Pasuruan hingga wilayah lain di luar Pulau Jawa. Sudah banyak yang ditegor bahkan sampai diturunkan.

Komentar

News Feed