oleh

“Jokowi Bangsat” Tulisan Tak Senonoh di SPBU Marelan

Papan totem running text Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jalan Marelan Raya Pasar IV, Medan diduga dihack oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Dalam sebuah video yang beredar luas di media sosial, running text papan totem menyebut kata-kata tak senonoh menyudutkan paslon nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf.

Video itu lantas viral. Bahkan running text itu  membuat masyarakat menghentikan kendaraan hanya untuk menyaksikan keanehan dalam running text papan totem tersebut. Tak hanya menyudutkan Presiden Jokowi dengan kata-kata tak senonoh, bahkan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri juga menjadi sasaran.

Unit Manager Communication & CSR (MOR) I Pertamina, Roby Hervindo menjelaskan sistem papan totem running text SPBU Marelan tersebut kontrolnya melalui laptop yang disimpan oleh pengawas dan dibawa pulang. Kesalahan tersebut diketahui pertama kali oleh operator SPBU 14.202.1141 Rabu (23/5/2019) pukul 22.00 WIB yang ditemukan pihak Security. “Jadi semalam itu laptopnya dibawa sama pengawas. Biasanya dalam papan totem itu ada perubahan harga namun bukan perubahan harga melainkan kata-kata yang tak pantas tertulis di papan totem. Sementara ini bukan kesalahan dari internal tapi sepertinya diretas atau dihack dari luar karena tadi juga sudah kami datangkan Manajer IT untuk mengkroscek,” terangnya.

Saat ini, sambungnya pihaknya belum bisa berasumsi karena pihak Pertamina secara internal masih fokus bagaimana menanggulangi supaya tidak terjadi insiden yang sama. “Untuk mencari pelaku, kita sudah melakukan koordinasi dengan pihak Polrestabes Medan. Kita serahkan sepenuhnya dan Pertamina siap mendukung penuh proses penyelidikan yang dilakukan pihak kepolisian,” pungkas Roby. (Medan Inside)

Komentar

News Feed