oleh

Kejati Aceh Diminta Bongkar Aktor Korupsi Proyek Jalan 2 Jalur Agara

-Aceh, Peristiwa-730 views

Harian Medan (Kutacane) – Empat tersangka kasus dugaan korupsi proyek jalan dua jalur Aceh Tenggara ditahan Kejati Aceh

Penahanan itu diapresiasi Ketua LSM GAKAG Arafik Beruh. Selanjutnya diminta Kajati lebih mendalam kemungkinan menjerat aktor lainnya yang disinyalir telah merugikan keuangan negara Rp 6,1 miliar itu.

Arafik beruh (foto-red) pegiat anti korupsi di Aceh Tenggara kepada Harian Medan, Senin ( 05/08/2019) menyebutkan langkah hukum tegas yang dilakukan Kejati Aceh didalam penanganan limpahan kasus jalan 2 jalur di Agara tahun 2011 – 2012 dari Polda Aceh.

Langkah tegas Kejati dengan melakukan penahanan terhadap 4 tersangka. “Sudah sewajarnya kita apresiasi, pasalnya Kejati Aceh sudah membuktikan kinerja penegakan hukum terbaik di mata publik,” ujar Arafik.

Sebagaimana diberitakan berbagai media sekira bulan Mei 2019 lalu,
Kejati Aceh melalui humasnya Munawar SH, MH terkait kasus korupsi jalan 2 jalur Kutacane – perbatasan Sumut bersumber dana DPID Rp 19,5 miliar lebih dikerjakan PT Gayo Tama Leopropita. Selanjutnya dana tahap ke II dari APBA Rp 25,8 miliar lebih yang dikerjakan PT Multhi Bangun Cipta Persada dan tahap ke III dikerjakan PT Jiban Aman Sentosa sumber dana PPID dengan nilai kontrak Rp 17,8 miliar lebih sudah 4 tersangka ditahan di Kejati Aceh.

Mereka masing- masing tersangka, Direktur PT Gayo Tama Ir. CA, direktur PT Multhi Bangun Cipta Persada M, direktur PT Jiban S, serta pelaksana teknis kegiatan, inisial SM dengan kerugian negara diduga mencapai Rp 6,1 miliar lebih.

Para tersangka tahanan Kejati Aceh

Kecuali menyampaikan apresiasi , Arafik beruh juga menyebutkan hendaknya proses hukum kasus jalan 2 jalur ini, tidak berhenti pada keempat tersangka yang telah ditahan di Kejati Aceh itu.

Pasalnya, tanpa keterlibatan pihak- pihak berkompeten lainnya antara lain tim PHO dan konsultan pengawas hampir mustahil kasus korupsi itu terjadi. “Bahkan bisa jadi proses awal di level panitia tender ikut andil. Oleh sebab itu, pintanya semua yang berpotensi memuluskan perjalanan kasus korupsi ini agar dipertimbangkan untuk diendus dan ditangkap” kata Arafik Beruh. (MP)

Komentar

News Feed