oleh

Irdam: Jangan Layani Permintaan Uang Mengatasnamakan Kajati

-Aceh, Peristiwa-98 views

Harian Medan (Kutacane) – Irdam ,SH. MH, Kajati Aceh, pada kunjungan kerja sehari di Aceh Tenggara (Agara), mewanti-wanti, semua pihak untuk tidak melayani ulah pelaku penelefon gelap mengatasnamakan Kajati Aceh, yang meminta sejumlah uang.

Pernyataan itu disampaikan Irdam,SH.MH ketika menyampaikan sambutan di rumah dinas Wakil Bupati Agara. Sambutan disampaikan usai rombongan disuguhi Tarian Belo Mesusun sebagai bentuk penghormatan atas kehadiran rombongan tamu yang dihormati, di Negeri Metuah Bumi Sepakat Segenep.

Disebutkan, beberapa waktu lalu handphone Kajati Aceh, dibajak oknum yang tidak bertanggungjawab. Ditegaskan, dirinya tidak pernah meminta sejumlah uang kepada para Kajari maupun kepada siapapun. ” Jadi tolong hal yang demikian tidak perlu dilayani, ” katanya.

Kecuali itu, Kajati Aceh menekankan agar pembanguan daerah wajib dikawal dengan sungguh-sungguh agar proses pembangunan berjalan dengan baik serta berkualitas. Tugas itu, merupakan bagian dari tanggungjawab TP4D ( tim pengawal pengamanan pemerintah dan pembangunan daerah), dalam hal ini, di Kabupaten Aceh Tenggara, diketuai Kasi Intel Kejari, ujar Kajati Aceh.

Buhari Buspa, Wabup Agara, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi kepada Kejaksaan Aceh Tenggara di bawah komando Fitrah,SH, selaku Kajari, dimana atas peran Kejari Agara itu pemerintah daerah menerima pengembalian uang barang bukti Rp 800 juta.

Pantauan Harian Medan, acara kunjungan kerja Kajati Aceh ke sejumlah Kejari dan berakhir di Aceh Tenggara pada malam Selasa (23/10/2019), berlangsung khidmat. Acara kunjungan kerja disambut hangat Forkopimda, dilanjutkan acara siang menyambangi kantor Kejaksaan Negeri tipe B Aceh Tenggara,yang tercatat ke-3 terbaik se-Aceh. Kunker Kajati Aceh dan rombongan itu, ditutup dengan acara temu ramah dan makan malam di Kejari Aceh Tenggara .(MP)

Komentar

News Feed