Home Berita Nasional Sumut Rebut 1 Emas Dan 1 Perunggu Di Hari Pertama Pra PON Taekwondo

Sumut Rebut 1 Emas Dan 1 Perunggu Di Hari Pertama Pra PON Taekwondo

by Redaksi

Harian Medan (Banten) – Kontingen Pengprov Taekwondo Indonesia Sumatera Utara di bawah pimpinan Wakil Gubernur H Musa Rajekshah berhasil meraih 1 medali emas pada hari pertama babak kualifikasi Pra PON 2020 di Indoor Stadium Sport Center, Kabupaten Tangerang-Banten, 27-29 September 2019.

Dalam partai final kelas Under 73 Kg Putri, perjuangan keras yang ditampilkan atlet binaan Pelatda Pra PON Opie Danena Ginting berhasil mengalahkan rivalnya dari Kalimantan Timur.

Disaksikan Kadispora Pemprovsu H Baharuddin Siagian serta pengurus KONI Sumut Sofian Yahya dan Muhammad Zeinizen, Opie yang sebelumnya menjadi juara 1 pada kejuaraan antar tentara di Korea Selatan bermain cukup tenang hingga mampu meninggalkan lawannya dalam perolehan angka.

Dengan hasil itu, Opie menjadi atlet cabor Taekwondo pertama yang lolos dalam PON 2020 Papua. Sementara 1 perunggu diraih atlet putra kelas under 58 Kg putra an Ellius Hareda.

Dalam Pra PON kali ini, sebagaimana disampaikan pelatih Sumut Basuki Nugroho didampingi Ageng Artadinata dan Tejo Hariyanto, PB TI mensyaratkan yang lolos PON hanya peraih emas dan perak.

Kadispora H Baharuddin Siagian dalam kesempatan itu usai menyambut Opie di tribun kehormatan setelah partai final menyampaikan apresiasi.dan prestasi ini dapat diikuti atlet lainnya.

Dalam Pra PON ini Sumut menurunkan 19 atlet yang tampil di kategori Kyorugie dan Poomsae.

Pengurus Besar Taekwondo Indonesia dan (Pengprov TI) Banten sebagai tuan rumah, menggelar babak kualifikasi Pra PON 2020

Sebanyak 580 Taekwondoin dari 34 provinsi akan ikut ambil bagian pada babak kualifikasi Pra PON 2020 di Indoor Stadium Sport Center, Kabupaten Tangerang-Banten, 27-29 September 2019.

Hadir pada pembukaan, Jumat (27/09/2019) antara lain Bupati Tangerang, Zaki Iskandar, Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman dan Ketua PBTI, Letjen TNI (Purn) H. M Thamrin Marzuki .

Ketua Umum PBTI, Letjen TNI (Purn) H. M Thamrin Marzuki mengatakan, pihaknya berharap babak Kualifikasi Pra PON 2020 ini, dapat memacu dan meningkatkan prestasi para taekwondoin di seluruh provinsi.

“Oleh karenanya, diharapkan provinsi yang mengikuti ajang ini, telah mempersiapkan para atletnya semaksimal mungkin demi kemajuan prestasi taekwondo Indonesia di tingkat nasional.

Sebab ajang yang diikuti oleh taekwondoin senior dan terbaik disetiap propinsi ini, sebagian besar akan menjadi kekuatan taekwondo nasional dalam mewakili negara di event-event internasional,” ujarnya.

Dalam konteks itulah maka para pengurus propinsi dan para atlet, senantiasa bukan saja fokus mewakili daerahnya nanti di PON 2020 di Papua, tapi juga ajang ini difokuskan untuk merebut tempat terbaik di tim nasional untuk mengikuti Sea Games 2019 di Filipina.

“Makin dekatnya pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua – 2020 dan Sea Games Philipina 2019 diharapkan seluruh Pengurus Provinsi TI telah mempersiapkan atlet-atlet potensialnya secara maksimal untuk dapat turut berpartisipasi demi kemajuan dan prestasi Taekwondo Indonesia di tingkat Nasional, Asia maupun Dunia.

“Besar harapan kami, putra – putri Taekwondoin terbaik dari seluruh provinsi ini dapat memberikan hasil yang maksimal.” ujar Thamrin Marzuki.

Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi, Yefi Triaji mengatakan, babak kualifikasi PON 2020 ini dilaksanakan selain mengikuti ketentuan kalender program, SOP pertandingan dan sistem pertandingan berstandard World Taekwondo, juga sesuai dengan pertimbangan dan masukan seluruh pengurus propinsi.

Sementara itu Ketua KONI Pusat, Marciano Norman yang ikut hadir pada pembukaan tersebut berharap pada babak kualifikasi Pra PON kali ini diharapkan akan lahir juara juara baru yang nantinya akan menjadi atlet- atlet timnas dimasa mendatang. ( )

Baca Berita Lainnya