oleh

Untuk Danau Toba Bupati Karo Sambut Wisata Halal

-Daerah, Headline, Sumut-1.687 views

Harian Medan (Medan) – Polemik Wisata halal oleh Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi pasca pemerintah pusat menetapkan Danau Toba sebagai Kawasan Strategis Parawisata Nasional (KSPN). Sekaligus mendukung Pembangun Infrastruktur yang harus didahulukan. Bupati Karo sambut baik konsep wisata halal didaerahnya.

Karo masuk salah satu Kabupaten yang mendapatkan keuntungan langsung kawasan pariwisata Danau Toba dan Karo siap berbenah. Hal ini disampaikan bupati karo Terkelin Brahmana SH didampingi wakil bupati karo Cory Seriwaty Sebayang saat ditemui wartawan disaat rapat evaluasi pelaksanaan semester I  pelaksanaan APBD tahun 2019 di kantor Bupati, selasa (3/9/19).

Sikap Bupati, Pemerintah Daerah Kabupaten Karo pada prinsipnya siap menyambut kedatangan wisatawan di kawasan utara Danau Toba di Desa Tongging, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo. “Kita sudah siap mengaplikasikan wisata halal, ini program nasional harus kita dukung”. Ujarnya Bupati.

Ditanyakan wartawan mengenai polemik konsep pengembangan wisata halal dan syariah di kawasan Danau Toba akan menganggu kearifan lokal maupun masalah halal dan tidak halal itu kiranya tidak harus menjadi polemik, sebab demi kemajuan Parawisata dan program nasional wajib kita dukung. Kita hilangkan pro kontra demi kebijakan pemerintah pusat dan membangun pariwisata didaerah.

Selanjutnya Bupati dan Wakil Bupati mengatakan bahwa Kabupaten Karo memiliki budaya adat istiadat dan kearifan lokal yang cukup luar biasa, untuk itu “Wisata halal” akan kita sosialisasikan kepada masyarakat, “ini PR” camat nantinya, intinya pemda karo sudah siap menyongsong program tersebut. Tegas Bupati Karo

Sambung sikap Bupati, Wakil bupati karo Cory Seriwaty Sebayang membenarkan bahwa apa yang ditegaskan bupati tersebut adalah untuk kebaikan Parawisata karo. Wajar kita dukung “wisata halal seputaran kawasan Danau Toba. Masyarakat di kawasan Danau Toba tidak perlu resah dan khawatir, tentang adanya konsep wisata halal di Danau Toba. Karena konsep wisata halal tidak akan menghilangkan kearifan lokal yang sudah ada sejak dulu di kawasan Danau Toba. Tutup Wakil Bupati Karo.

Sebelumnya tanggapan Anggota DPD RI Dapil Sumut.

Anggota DPD RI asal Sumatera Utara (Sumut) Parlindungan Purba menanggapi polemik tentang konsep wisata halal yang berkembang di masyarakat. “Tidak akan menghilangkan kearifan lolak. Dipastikan bahwa semua kearifan lokal akan menjadi keunikan dan menjadi daya tarik tersendiri,” ujar Parlindungan Purba, Senin (2/9).

Dijelaskan Parlindungan, bahwa konsep wisata halal adalah dalam rangka memberikan kenyamanan bagi para turis yang datang ke Danau Toba, baik dari dalam dan luar negeri. Antara lain dengan menyiapkan fasilitas-fasilitas untuk wisatawan muslim dan agama lainnya, misalnya makanan vegetarian dan lain-lain. (Red)

Komentar

News Feed