Home Medan Diwarnai Kartu Merah Ajaib, 9 Pemain Sumut Tahan Aceh

Diwarnai Kartu Merah Ajaib, 9 Pemain Sumut Tahan Aceh

by Redaksi

Harian Medan (Bengkulu) – Diwarnai kartu merah ‘ajaib’, 9 pemain Sumatera Utara mampu menahan kesebelasan Porwil Aceh 1 – 1.

Sebagaimana dilaporkan kontingen sepakbola Sumut, dari Mana, Bengkulu Selatan, pada pertandingan hari ketiga, Minggu (27/10/2019), pertandingan dua daerah bertetangga langsung itu berlangsung seru.

Jual beli serangan antar pemain kedua kesebelasan berlangsung ketat dan menghibur ribuan penonton yang memadati tribun tertutup stadion mini Pemkab Bengkulu Selatan termasuk di antaranya Wakil Ketua II KONI Sumut H Sakiruddin.

Gol Sumut dicetak Rio Syahputra Damanik pada menit 48. Sedangkan gol balasan Aceh dicetak pemain asal Lhokseumawe, Yasvani berawal dari assist pemain Aceh Timur Akhirul Wadhan.

Namun kemudian situasi berubah saat wasit mengeluarkan dua kartu merah. Awalnya pelanggaran yang dilakukan oleh Kapten Tim Sumatera Utara NPG 8 atas nama Muhammad Ridho pada menit 72 mengakibatkan pemain tim Sumatera Utara NPG 26 atas nama Enlarefo Bilvan Liz Siregar berlari menuju daerahnya yang tanpa disengaja bersenggolan dengan wasit asal Sumbar Mary Arza. Wasit menganggap pemain Sumatera Utara tersebut dengan sengaja menabrak wasit padahal hanya tersenggol, sehingga wasit langsung menghadiahkan kartu merah kepada Revo hingga pertandingan terhenti setelah para pemain lainnya melakukan protes.

Setelah ditenangkan official dipimpin Fityan Hamdi akhirnya para pemain mau melanjutkan pertandingan. Bahkan para pemain yang berjumlah 9 orang mampu mengurung pertahanan Aceh hingga wasit meniup pluit tanda pertandingan berakhir.

Usai pertandingan official Sumut langsung melayangkan protes resmi ke meja pertandingan. Dalam surat yang ditandatangi Ir Fityan Hamdi menyebutkan, dengan diberinya kartu merah kepada pemain Sumatera Utara tersebut kami tim Sumatera Utara merasa dirugikan oleh keputusan wasit tersebut dan kami menyatakan KEBERATAN.

Pelatih kepala Ansyari Lubis usai pertandingan saat dihubungi dari Medan menyatakan, dalam pertandingan yang jadwalnya melelahkan dimana Sumut main 3 (tiga) kali berturut-turut membuat konsentrasi dan fokus sedikit terganggu. Untuk itu, ungkap pelatih yang juga staf di Dispora Kabupaten Serdang Bedagai, pihaknya akan melakukan evaluasi masalah konsentrasi dan fokus
“Mudah-mudahan di jeda waktu 3 hari kita istirahat bisa kita maksimal kembali di marah lawan Kepri,” urai Ansyari Lubis, pelatih berlisensi A AFC.

Sementara sebelumnya Sumsel.ditahan Kepri 0 – 0. Berdasarkan itu klassemen dipimpin Aceh dengan 7 poin, Sumut 5 poin, Sumsel 2, Kepri 1 dan Babel 0.

Baca Berita Lainnya