Home Daerah Polda Sumut Diminta Periksa Andi Suhaimi Terkait Sejumlah Proyek Bermasalah Di Labuhanbatu

Polda Sumut Diminta Periksa Andi Suhaimi Terkait Sejumlah Proyek Bermasalah Di Labuhanbatu

by Redaksi

HARIAN MEDAN (MEDAN) – Polda Sumut diminta periksa Bupati Labuhanbatu, Andi Suhaimi Dalimunthe, terkait berbagai proyek infrastruktur di Labuhanbatu yang asal jadi. Keluhan masyarakat terkait buruknya kualitas infrastruktur tidak digubris oleh pemerintah daerah.

Hal itu disampaikan, Aktivitis Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sumut, Nurul Yaqin Sitorus, Sabtu (30/11). Yaqin mengatakan, buruknya kualitas infrastruktur jalan yang baru dibangun pihak rekanan, diduga terjadi karena banyaknya setoran ke pemerintah daerah, sehingga kualitas pembangunan jalan yang baru di bangun tersebut menjadi rusak parah.

” Umumnya, jalan yang baru di bangun disana itu, begitu dibangun langsung rusak parah. Bahkan dalam hitungan tidak sampai sebulan, jalan yang baru dibangun sudah rusak kembali,” kata Yaqin.

Yaqin menjelaskan, sebut saja jalan yang baru dibangun di daerah Teluk Sentosa, Bilah Hilir, lalu Proyek Rabat Beton yang dibangun di Negeri Lama dan masih banyak lagi proyek bermasalah lainnya. Katanya, pembangunan infrastruktur itu terkesan asal jadi karena cepat rusak dan akhirnya meresahkan masyarakat. “padahal, jumlah anggaran dari masing masing proyek tersebut mencapai miliaran rupiah. Dengan anggaran Miliar seperti itu, seharusnya kualitas jalan dan bangunan yang baru dibangun tersebut hasilnya bagus dan bisa bertahan lama,” tegasnya.

Yaqin mengatakan, persoalan itu diyakini tidak berdiri sendiri, artinya bukan murni karena kesalahan dari pemborong proyek. Katanya, patut diduga besarnya biaya membeli proyek di Labuhanbatu membuat pemborong di Labuhanbatu harus putar kepala agar dana yang ada itu cukup untuk menyelesaikan pembangunan. “Bayangkan saja, jika untuk membeli proyek disana harus mengeluarkan dana 15 persen, maka nya berapa lagi dana yang digunakan untuk mengerjakan proyek. Hal ini harus diawasi betul oleh aparat penegak hukum, jangan sampai Dinas Pekerjaan Umum (PU) disana menjadi bahan olahan kepala daerah,” tegasnya.

Yaqin berharap agar aparat penegak hukum segera memeriksa Bupati Labuhanbatu, Andi Suhaimi Dalimunthe, terkait berbagai masalah proyek di Labuhanbatu. Katanya, kita ingin agar menjelang Pilkada nanti, semua dinas terkhusus Dinas PU tidak menjadi bahan bancakan Kepala Daerah. (Red)

Waspada/Ronggur Simorangkir
Teks: Aktivis KNPI Sumut, Nurul Yaqin Sitorus.

Baca Berita Lainnya