Home DaerahAsahan Posting Ujaran Kebencian di Media Sosial, Oknum PNS di Asahan Ditangkap

Posting Ujaran Kebencian di Media Sosial, Oknum PNS di Asahan Ditangkap

by Redaksi

Harian Medan (Asahan) – Seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, ditangkap polisi gara-gara memposting status berisi ujaran kebencian di media sosial. Oknum PNS yang diketahui bernama Wahyu Adi (38) ini memposting status yang bernada kebencian pada acara nonton bareng ajang pencarian bakat yang diadakan di rumah dinas Bupati Asahan.

“Rumah dinas Bupati digunakan untuk memfasilitasi nonton bareng orang “telanjang”, yang sebenarnya menyimpang dari budaya Islam itu sendiri. Alasan mendukung putra/putri daerah tidak boleh kemudian penghalalan segala cara.. lain hal tadi ketika putra/ putri itu tidak beragama Islam, tentu saya tidak akan mengomentarinya” tulis Wahyu Adi melalui akun media sosial pribadinya, pada tanggal 15 Oktober 2019 lalu.

Akibat perbuatannya, oknum PNS yang bekerja di bagian Radiologi Rumah Sakit Haji Abdul Manan Simatupang (RSUD HAMS) Kota Kisaran Kabupaten Asahan Sumatera Utara ini, akhirnya diamankan oleh petugas kepolisian dari Polres Asahan.

“Tersangka diamankan di salah satu warung kopi di Jalan Perintis Kemerdekaan kota Kisaran pada hari Senin, 4 November 2019 kemarin,” kata Kapolres Asahan AKBP Faisal Napitupulu SIK MH didampingi Wakapolres Kompol M Taufik dan Kasat Reskrim AKP Ricky Pripurna Atmaja SIK saat menggelar jumpa pers di Polres Asahan, Sumatera Utara, pada Rabu (06/11/2019).

Kapolres menjelaskan, bahwa acara nonton bareng di rumah dinas Bupati Asahan pada tanggal 14 Oktober 2019, tidaklah seperti yang dituduhkan oleh Wahyu Adi melalui postingan media sosialnya. Padahal, acara nonton bareng tersebut merupakan wujud dukungan Bupati dan masyarakat Asahan pada putra daerahnya yang berhasil tampil di acara ajang pencarian bakat di televisi swasta tersebut.

“Kegiatan yang sama sebelumnya juga sudah pernah dilakukan di beberapa lokasi lain di ruang terbuka dan dihadiri oleh ratusan orang. Kegiatan tersebut adalah nonton bareng acara Kontes Dangdut Indonesia (KDI) 2019,” tegas Faisal.

Baca Berita Lainnya