Home Berita Nasional Waketum DPP KNPI: PT Telkom Indonesia Lakukan Penistaan Agama

Waketum DPP KNPI: PT Telkom Indonesia Lakukan Penistaan Agama

by Redaksi

Harian Medan (Medan) – PT. Telkom Indonesia Cabang Siantar dituding melakukan penistaan agama karena telah merubuhkan Mesjid Al Jihad yang notabenenya berdiri di tanah wakaf. Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) minta Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mencopot Dirut PT. Telkom Indonesia.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Umum DPP KNPI, Sugiat Santoso, kepada Waspada, Rabu (20/11), atas dasar banyak nya pengaduan masyarakat ke KNPI terkait perubuhan Masjid Al Jihad yang dilakukan PT. Telkom di Siantar. Sugiat mengatakan, tercatat sudah ada 6 laporan yang masuk ke DPP KNPI baik secara lisan maupun tertulis terkait keluhan masyarakat atas sikap arogansi PT. Telkom Indonesia Di Kotamadya Siantar.

“Sebagai Perusahaan BUMN, PT. Telkom diminta untuk tidak memancing isu SARA ditengah keharmonisan masyarakat yang hidup dengan beragam agama di Kota Siantar. Jangan sampai kesannya bahwa hanya karena Muslim di Siantar itu jumlahnya kecil, Pak Dirut PT. Telkom Indonesia, menganggap hal itu biasa biasa saja. Atau jangan-jangan PT Telkom Indonesia sudah dikuasi oleh kelompok yang anti Islam” tegas Sugiat.

Menurut Sugiat sejak kawasan itu dibangun menjadi Balai Merah Putih yang peresmiannya dilakukan langsung oleh Dirut PT. Telkom Indonesia, membuat Masjid Al Jihad itu tidak terlihat lagi. “Sebagai pejabat publik hal ini sangat fatal, karena yang dihancurkan itu adalah masjid yang notabenenya berdiri di tanah wakaf dan bahkan sudah terdaftar di sistem Informasi Masjid Kementerian Agama dengan Nomor ID. 01.6.02.27.02.0000.29 yang berdiri tahun 2005 dengan tipologi sebagai masjid jami,” tegas Sugiat.

Sugiat mengatakan, kini Masjid Al Jihad yang terletak di Jl. W.R Supratman kota Pematang Siantar telah hilang akibat pembangunan Gedung Merah Putih tersebut. Maka demi keadaan yang lebih kondusif, Sugiat selaku Waketum DPP KNPI meminta kepada PT. Telkom Indonesia membagun kembali Masjid Al-jihad ditempat yang semula.

Dan yang DPP KNPI juga meminta kepada Menteri BUMN, Erick Thohir, untuk mencopot Dirut PT. Telkom Indonesia karena dianggap tidak bermoral dan melakukan penistaan terhadap agama. PT Telkom Indonesia bisa dianggap memprovokasi terjadinya konflik SARA di Kota Siantar.

Sugiat mengatakan, apabila tuntutan ini tidak digubris, DPP KNPI akan mengkonsolidasikan kekuatan umat Islam se Sumut untuk melakukan aksi unjuk rasa dengan gelombang massa yang besar. Red/

Baca Berita Lainnya