Home Medan BKPRMI Sumut Harapkan Bupati Tapteng Lebih Santun dan Tidak Berlebihan

BKPRMI Sumut Harapkan Bupati Tapteng Lebih Santun dan Tidak Berlebihan

by Redaksi

HARIAN MEDAN (MEDAN): Polemik antara Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi dan Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Ahmad Bakhtiar Sibarani yang mencuat beberapa hari terakhir mengundang keprihatinan berbagai pihak. Salah satunya Ketua Badan Komunikasi Perjuangan Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Sumut Zulchairi Pahlawan.

Menurut Zulchairi, Bupati Ahmad Bakhtiar Sibarani sebagai pemimpin muda yang cerdas bisa lebih santun dan tidak perlu berlebihan menyikapi pernyataan-pernyataan Gubernur. Karena, Gubernur sebagai perwakilan Pemerintah Pusat di daerah, diamanahkan untuk membina, mengawasi dan mengkoordinasi penyelenggaraan pemerintahan daerah kabupaten/kota.

“Benar, Gubernur bukan atasan bupati atau walikota, tetapi sebagai perwakilan dari pemerintah pusat, Gubernur ditugasi untuk melakukan pembinaan, pengawasan, dan mengkoordinasikan penyelenggaraan pemerintahan daerah kabupaten/kota, sejatinya harus dihormati oleh kepala daerah kabupaten/kota. Jika pun ada pernyataan-pernyataan dari Gubernur, anggaplah itu sebagai kritik dan masukan untuk perbaikan ke depan,” ujar Zulchairi, Kamis (19/12).

Selain itu, menurut Zulchairi, dari sisi usia Bupati Ahmad Bakhtiar Sibarani jauh lebih muda, yang sepatutnya tetap menaruh hormat dan menghargai Gubernur kebetulan usianya lebih tua. “Kalau kita ikut adat ketimuran kan seperti itu. Yang muda harus hormat dengan yang lebih tua,” katanya.

Karena itu, menurutnya, sebaiknya Bupati Ahmad Bakhtiar Sibarani bereaksi lebih positif, bukan secara berlebihan dan bahkan terkesan mendiskreditken Gubernur Sumut. Karena, sejatinya, Gubernur juga pemimpinnya masyarakat Tapteng. Karena Tapteng juga bagian dari Sumut yang dipimpin Gubernur.

Sikap arif dari Bupati diharapkan dapat kembali menyejukkan suasana Sumut, sehingga kondusif dan mendorong percepatan pembangunan di daerah ini. (Red/)

Baca Berita Lainnya