Home Medan Mahasiswa IAP UMSU Kuliah Lapangan ke Command Center Pemko Medan

Mahasiswa IAP UMSU Kuliah Lapangan ke Command Center Pemko Medan

by Redaksi

HARIAN MEDAN (MEDAN) : Sebanyak 74 mahasiswa Program Studi Ilmu Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (Prodi IAP FISIP UMSU) stambuk 2016 melaksanakan kuliah lapangan ke Command Center Pemko Medan di kantor Wali Kota Medan, Sabtu (28/12). Kuliah lapangan tersebut langsung di bawah pengarahan dosen pengasuh Laksmana Putra Siregar, MSP dan didampingi Sekretaris Prodi IAP, Ananda Mahardika, MSP.

“Selain ingin melihat langsung seperti apa Command Center Pemko Medan dan juga memberi pengalama baru bagi mahasiswa, kuliah lapangan ini juga sekaligus implementasi dari kurikulum KKNI yang sedang kita terapkan di program studi,” papar Ananda Mahardika di sela-sela berlangsungnya kuliah lapangan.

Ananda menambahkan, kuliah lapangan ini juga merupakan rangkaian kegiatan  praktik mata kuliah Governansi Digital yang dosen pengasuhnya dipercayakan kepada yang berkompeten yakni Laksmana Putra Siregar, yang juga Kabid Aplikasi Informatika di Diskominfo Kota Medan. “Pembelajaran terkait digitalisasi tak bisa hanya dilaksanakan di kelas saja, tapi harus juga diikuti dengan praktik ke lapangan. Dengan ke lapangan setidaknya mahasiswa akan tahu seperti apa pemerintahan yang menerapkan digitalisasi tersebut,” katanya.

Laksamana Putra selaku dosen pengasuh menyatakan fungsi dan manfaat Command Center Pemko Medan adalah sebagai pusat kendali bagi kepala daerah untuk menyelenggarakan urusan layanan publik yang berbasis digital atau dikenal dengan Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) dalam satu waktu dan satu tempat. Dengan berbasis TIK, layanan publik dapat lebih cepat dilakukan dan lebih luas capaian sasarannya di masyarakat.

Command Center tersebut adalah sebagai salah satu indikator bahwa Kota Medan telah siap memasuki era Smart City dalam mengintegrasikan berbagai layanan publik yang ada dengan memanfaatkan TIK, sehingga penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan publik dapat lebih efektif, efisien, transparan dan akuntabel dalam setiap sektor kehidupan masyarakat.

“Mahasiswa yang sedang belajar tentang Governansi Digital tentu harus paham juga tentang Samrt City berbasis TIK. Saya senang ternyata mereka sangat antusias mengikuti kuliah lapangan ini dan ini pasti menambah pemahaman dan pengalamannya,” kata Laksamana. (Red/)

Baca Berita Lainnya