Home Peristiwa Gubernur Sumut Sambut Baik Rencana Mendagri Kirim Kepala Daerah Studi Banding ke Singapura

Gubernur Sumut Sambut Baik Rencana Mendagri Kirim Kepala Daerah Studi Banding ke Singapura

by Redaksi

HARIAN MEDAN (MEDAN) : Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menyambut baik rencana Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian yang akan mengirim kepala daerah studi banding ke Singapura. Apalagi tujuannya positif, antara lain belajar bagaimana memajukan daerah.

Hal itu disampaikan Kepala Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprov Sumut Hendra Dermawan Siregar, Rabu (7/1), di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Nomor 30 Medan. “Bapak Gubernur menyambut baik rencana Mendagri mengirim Kepala Daerah untuk studi banding ke luar negeri, seperti Singapura. Apalagi tujuannya sangat baik, yakni untuk mempercepat pembangunan di daerah,” ujar Hendra Dermawan Siregar.

Hendra menampaikan hal tersebut, terkait adanya pemberitaan yang mengesankan bawah Gubernur Sumut tidak setuju dengan rencana Mendagri tersebut. Karena pada prinsipnya menurut Hendra, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut mendukung dan turut serta menyukseskan program-program pembangunan pemerintah pusat, termasuk rencana studi banding tersebut.

“Perlu kami tegaskan, bahwa terkait pernyataan Mendagri tentang rencana studi banding kepala daerah ke luar negeri tersebut, hingga saat ini Pak Gubernur tidak pernah menyampaikan pernyataan tidak setuju. Pak Gubernur menyambut baik rencana itu, bahkan kalau bisa diikutsertakan para tokoh masyarakatnya, agar ikut belajar ke Singapura,” tegasnya.

Menurut Hendra, hal ini perlu disampaikan agar tidak terjadi kegaduhan di tengah masyarakat dan dikhawatirkan mengganggu proses pembangunan yang dicita-citakan bersama. Untuk mewujudkan Sumut yang maju, aman dan bermartabat dibutuhkan suasana yang kondusif dan keterlibatan semua pihak.

Singapura, katanya, merupakan negara yang maju, masyarakatnya disiplin dan kotanya sangat bersih. Karena itu, wajar jika ada rencana untuk studi banding atau belajar ke sana tentang bagaimana caranya membangun daerah, berdisiplin dan menjaga kebersihan lingkungan.

“Caranya membangun negara, kedisiplinan rakyatnya dan kebersihan lingkungannya, itu yang perlu dipelajari dari sana,” ujar Hendra. (Red/)

Baca Berita Lainnya