Home PolitikPilkada 2020 Ismael SH Mendaftar Calon Walikota Siantar Melalui Gerindra

Ismael SH Mendaftar Calon Walikota Siantar Melalui Gerindra

by Redaksi

HARIAN MEDAN (MEDAN) : Dewan Pimpinan Daerah Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Sumatera Utara menerima pendaftaran Ismael SH sebagai Calon Walikota Pematangsiantar pada Pilkada serentak tahun 2020 mendatang (07/01/2020).

Dalam mendaftar sebagai calon walikota Siantar Ismael memberikan visi-misi tertulis niatan maju menuju Siantar satu. Dalam visi misi yang tertuang dalam lembaran berkas Menatap Siantar yang sejahtera dan Hari ini Ismael menuturkan perlu ada perbaikan besar dan berkonsentrasi pada memperbaiki ekonomi yang masih perlu dirumuskan dan disesuaikan kepada masyarakat Siantar dalam membina, memberi dukungan, memudahkan dan mendorong pengusaha kecil menengah untuk maju , berkembang dalam berwirausaha.

Berusaha menciptakan lapangan kerja yang seluasnya dan mensupport warga siantar memberikan pelatihan kerja meningkatkan ke ahlian bekerja agar menjadi mandiri dan berwira usaha pada semua bidang dan keahlian. Sehingga tercipta putaran ekonomi yang baik untuk kota pematangsiantar dan meningkatkan pendapatan perkapita mesyarakat siantar yang majemuk, hingga tercipta situasi masyarakat yang makmur dan sejahtera.

Harapan beliau dalam konferensi pers mengenai visi-misi. Siantar harus benar-benar dapat dibuktikan sebagai kota terbesar kedua di Sumatera Utara. Maksud saya jangan hanya selogan sebagai kota nomor dua namun itu tidak terbukti lambatnya pihak pemerintah hari ini mengelola tata ruang kota dimana kita lihat disejumlah kota banyak kota-kota yang dulunya dibawah Kota Siantar hari ini malah berbalik.

Pendaftaran diterima langsung oleh Sugiat Santoso sebagai Wakil Ketua DPP dan H Kamsir Aritonang SE Bendahara DPD Partai Gerakan Indonesia Raya Sumut di Jalan. Di Panjaitan.10 Merdeka Medan.

Setelah mendaftar ke DPD Partai Gerindra Sumut Ismael akan melakukan lobi-lobi politik kepada sejumlah partai hingga memenuhi minimal 20% kuota kursi DPRD Kota Pematangsiantar.

Disinggung mengapa akhirnya menuju Siantar satu yang sebelumnya digembor-gemborkan Siantar dua dan siapa nantinya yang mewakili sebagai Wakil Walikota beliau masih enggan berkomentar. “Kita lihat nanti. Yang pasti putusan kita menjadi Siantar satu melihat antusias masyarakat yang menyayangkan kita jika maju untuk Siantar dua berharap agar menuju Siantar satu.” Ujarnya singkat. (Red/)

Baca Berita Lainnya