Home Komunitas Pasatuan Induak Bareh (PIB) Lantik Pengurus Baru Periode 2020-2025

Pasatuan Induak Bareh (PIB) Lantik Pengurus Baru Periode 2020-2025

by Redaksi

HARIAN MEDAN (MEDAN) : Hj Rahmawaty Sofyan Raz sebagai Ketua Umum Pasatuan Induak Bareh (PIB) Provinsi Sumatera Utara melantik jajaran pengurus PIB Periode 2020-2025, bertempat di Raz Hotel & Convention Medan, Selasa (14/1). Kegiatan tersebut mengambil tema Saiyo Sakato Basamo Bahagia Dunia Akhirat.

Pembacaan SK Pengurus PIB Sumatera Utara periode 2020-2025 dilaksanakan oleh Ny.Yarhaini Rivai. Sementara pembacaan ikrar dilakukan oleh Ketua Umum PIB Hj Rahmawaty Sofyan Raz. Dalam kesempatan itu, Ketua Umum PIB Hj Rahmawaty Sofyan Raz juga memberikan pin kepada Ketua TP PKK Provsu Nawal Edy Rahmayadi dan Wakil Ketua TP PKK Sri Ayu Mihari Musa Rajekshah.

Susunan pengurus inti Pasatuan Induak Bareh antara lain terdiri dari Ketua Umum Hj Rahmawaty Sofyan Raz, Ketua I Yarhaini Rivai, Ketua II Erry Ermaini, Sekretaris Umum Addaratul Hasanah Lubis, Sekretaris I Vivi Irina, Sekretaris II Mardiana, M Kom, Bendahara Umum Elrinny Arminda, Bendahara I Herlina, Bendahara II Hj Zulisni Amir dan Pengawas Hj. Mirda Armys.

Ketua TP PKK Provinsi Sumatra Utara Nawal Edy Rahmayadi mengatakan, Pasatuan Induak Bareh (PIB) merupakan kumpulan perempuan suku Minang yang dalam masyarakat dikenal sangat kompak. Karena itu, keberadaan PIB patut menjadi motivasi suku-suku lain sehingga diharapkan dapat membantu pembangunan dan kemajuan Provinsi Sumatera Utara.

“Saya sebagai Ketua TP PKK mengapresiasi acara ini dengan temanya yang luar biasa. Kita tahu suku ini sangat kompak dan perlu ditiru, khususnya dalam membangun Bumatera Barat. Semoga acara ini dapat menjadi apresiasi dan motivasi buat suku-suku lain yang ada di Kota Medan. Saya berharap organisasi ini bisa bekerjasama untuk Provinsi Sumut. Mari kita menjadikan Sumut yang kita cintai ini, menjadi lebih maju dan berdaya saing lebih tinggi,” ujarnya.

Ketua Umum PIB Provsu Hj Rahmawaty Sofyan Raz mengatakan, dalam perjalanan organisasi yang dipimpinnya, suami adalah pihak yang memberikan dukungan paling besar. “Pasatuan Induak Bareh artinya persatuan induk beras. Yakni persatuan istri yang berasal dari Minangkabau, berakhlak karimah, beradat, mengayomi dan mencintai suami serta keluarganya. Simbol biji padi melambangkan ibu yang cekatan untuk keluarganya dan emas melambangkan kejayaan. Definisi ini dirujuk dengan filosofi yang ada di Minangkabau,” paparnya.

Dikatakannya, rujukan PIB kembali kepada adat bersandi syarat, syarat bersandi kitabullah, yang sudah tertuang melalui Alquran Surat Al-Baqarah ayat 223 dan Al-Araf Ayat 15.

PIB lahir 13 September 2017 di Raz Plaza Medan Sumut dan dilantik Pangulu yang sederajat gubernur yakni Datuak Sayuti dan datuak yang hadir. “Kami telah dilantik menjadi Ibu Kanduang Sumatera Utara. Terobosan di 2020, PIB Insya Allah, telah mengesahkan secara legalitas badan hukum yang dikeluarkan Notaris Sugandi SH, HAKI untuk Indonesia dan internasional. Kita sudah sah, jadi ada nama induak bareh di sini,” papar Hj Rahmawaty.

PIB juga merekrut para perempuan berdarah Minang atau keluarga Minang perantauan. “Mereka yang meskipun tidak berdarah Minang namun ternyata mencintai Minang, kita namakan Anggota Kehormatan yang berjumlah 120-an orang dan tidak berhenti jumlahnya,” paparnya.

PIB, lanjut Rahmawaty, sudah menyiapkan banyak program kerja salah satunya bidang dakwah dan keislaman, yakni pengajian rutin dan pengajian akbar skala nasional dan internasional.

Selain Ketua TP PKK Provsu Nawal Edi Rahmayadi (Penasehat PBI) dan Wakil Ketua TP PKK Provsu Sri Ayu Mihari Rajek Shah, terlihat hadir Ketua Persit Candra Kirana Pangdam I/BB Trisasanti MS Fadhilah, Ketua Persatuan Istri Angkatan Udara (PIA) Ardhiya Garini Lanud Sowondo Meka Yudanto, Plt Ketua TP PKK Kota Medan Nurul Khairani Akhyar, Ketua Dharma Wanita USU Hj Farida Tarigan Runtung, Ketua IPEMI Sumut Hj Yulidar Bugis, Ketua FKMI Hj Revita Lubis, Ketua BKOW dan undangan lainnya. Hadir juga H Sofyan Raz Ak MM, serta para datuak serta tokoh dan pejabat terkait.

Kegiatan juga diisi dengan tausiah Ustadzah Hj Dra Hanifah, pemberian cenderamata kepada bundo yang dituakan, pemberian bantuan usaha kepada para enterpreneur Minang, pemberian santunan kepada anak yatim piatu dan kaum duafa. Selain itu turut dilakukan penandatanganan MoU PIB bersama YPSA RAZ Corps, IPEMI Sumut dan organisasi perempuan lainnya.( Red/.)

Baca Berita Lainnya