Home Pendidikan Lokakarya UI GreenMetric 2020 di USU Songsong Era Sustainability

Lokakarya UI GreenMetric 2020 di USU Songsong Era Sustainability

by Redaksi

HARIAN MEDAN (MEDAN) : Terselenggaranya Lokakarya UI GreenMetric 2020 untuk Wilayah Indonesia Bagian Barat pada 20-21 Februari 2020, dengan Universitas Sumatera Utara sebagai tuan rumah, merupakan suatu forum yang mempertemukan para penggiat penghijauan di lingkungan kampus, yang juga melibatkan unsur pemerintahan, untuk saling sharing dan bersama-sama belajar demi mencapai sustainable development goals yang merata di seluruh tanah air.

Demikian disampaikan Ketua UI GreenMetric Universitas Indonesia Prof Riri Fitri Sari, M Sc, MM, dalam sambutannya yang disampaikan melalui rekaman video pada pembukaan Lokakarya UI GreenMetric 2020, bertempat di Ruang Senat Akademik Gedung Biro Pusat Administrasi, Kamis (20/2/2020).
“Saya mengucapkan selamat kepada tim USU yang telah berhasil mengumpulkan kita semua pagi ini dari berbagai tempat di Indonesia untuk dapat bersama-sama belajar satu sama lain dan sharing dan memberi semangat sebagai sustainability officer, penggerak perubahan yang terjadi di kampus-kampus yang ada di Indonesia. Hal itu dilakukan agar kampus kita tetap menjadi kampus yang baik, kampus yang menyenangkan, instagrammable dan menjadi impian para mahasiswanya,” kata Prof Riri.
Saat ini, lanjutnya, kita semua belajar bagaimana untuk tetap menjadi warga dunia yang masuk ke era sustainability. Dengan tujuan pencapaian sustainable development goals yang merata di seluruh tanah air dan infrastruktur yang siap mewujudkan SDM kelas dunia.
Secara khusus ia juga menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat hadir secara langsung dan mengucapkan selamat kepada tim USU, terutama Rektor Prof Dr Runtung Sitepu, SH, M Hum dan Warek IV Prof Bustami yang telah sangat aktif menggerakkan seluruh kalangan, dan membuktikan bahwa gerakan UI GreenMetric adalah gerakan yang telah mendunia.
“Kita harus memastikan bahwa perubahan itu benar-benar terjadi di kampus kita tercinta masing-masing. Saya juga mengucapkan selamat kepada para peserta yang telah selalu dapat menjaga semangatnya dari tahun ke tahun. Mengingat di awal tahun kendalanya adalah sangat sulit mencairkan dana,” tambahnya.
Universitas Sumatera Utara menjadi tuan rumah penyelenggaraan Lokakarya UI GreenMetric untuk Wilayah Indonesia Bagian Barat 2020, yang diikuti oleh tidak kurang dari 100 partisipan dari dalam dan luar Universitas Sumatera Utara. Para peserta yang didominasi oleh utusan dari 46 perguruan tinggi negeri dan swasta, baik yang ada di Sumatera Utara, maupun daerah-daerah lain di seluruh Indonesia, serta perwakilan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, pemerintah kota dan kabupaten.
Lokakarya UI GreenMetric dibuka oleh Rektor USU Prof Dr Runtung Sitepu, SH, M Hum. Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih kepada para peserta yang telah hadir. Rektor juga menyatakan bahwa Universitas Sumatera Utara selalu memberikan dukungan dalam setiap gerakan penghijauan kampus yang dilakukan. Hal tersebut selain untuk lebih memberikan kenyamanan dan mengkampanyekan gerakan penghijauan di dalam dan sekitar lingkungan kampus, juga dengan harapan mampu memperbaiki peringkat USU dalam kategori penilaian Kampus Hijau yang dilakukan oleh Tim UI GreenMetrics.
Pada tahun 2017 lalu, papar Rektor, Universitas Sumatera Utara berhasil meraih penghargaan sebagai Kampus Hijau peringkat ke-11 di Indonesia dan peringkat ke-234 di dunia. Namun pada tahun 2018, Universitas Sumatera Utara mengalami penurunan peringkat ke ranking 14 di Indonesia dan peringkat 253 di dunia. Meskipun demikian, pada tahun 2018 perolehan score yang diraih Universitas Sumatera Utara justru mengalami peningkatan. Jika di tahun 2017 total skor yang didapatkan sebesar 4.796, maka pada 2018 total skor Universitas Sumatera Utara sebesar 5.300.
“Kita berharap semoga dalam penilaian selanjutnya, Universitas Sumatera Utara dapat memperbaiki peringkatnya lebih baik lagi dan menjadi salah satu kampus hijau yang mendukung sustainability,” kata Prof Runtung.
Lokakarya ini menampilkan dua pembicara utama, yakni Prof Dr Ir Tommy Ilyas, M Eng (Anggota Tim Ahli UI GreenMetric Universitas Indonesia) dengan judul paparan “Civil Engineering, Green Campus, and Sustainability” dan Prof Dr Ir Abdul Rauf, MP (Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara), yang akan mengetengahkan presentasi berjudul “Arboretum Pendukung Pendidikan, Lingkungan dan Sumber Plasma Nutfah Tanaman Langka”.
Dihadirkan juga sederet pembicara lain yang terdiri dari Prof Riri Fitri Sari, M Sc, MM (Ketua UI GreenMetric Universitas Indonesia) dengan judul presentasi “Indikator dan Kuisioner UI GreenMetric”, Junaidi, MA (Wakil Ketua UI GreenMetric Universitas Indonesia) dengan presentasi berjudul “Penjelasan UI GreenMetric dan UI GreenMetric World University Ranking Network”. Selain itu juga tampil Prof Dr H Moh Mukri, M Ag (Rektor Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung) dengan presentasinya “Pengelolaan Penataan dan Infrastruktur di Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung” serta Prof Dr Ir Bustami Syam, MSME (Wakil Rektor IV Universitas Sumatera Utara) yang menampilkan presentasi berjudul “Pengelolaan Energi dan Perubahan Iklim di Universitas Sumatera Utara”. Sementara Prof Dr Karomani, M Si (Rektor Universitas Lampung) menghadirkan presentasi “Pengelolaan Limbah di Universitas Lampung”, Prof Dr Syafsir Akhlus, M Sc (Universitas Maritim Raja Ali Haji) memaparkan “Pengelolaan Air di Universitas Maritim Raja Ali Haji”, Prof Dr Ir H Aras Mulyadi (Rektor Universitas Riau) mengetengahkan “Pengelolaan Transportasi di Universitas Riau” dan Dr Yossafra, M Eng, Sc (Wakil Direktur II Pascasarjana Universitas Andalas) dengan paparan berjudul “Pengelolaan Pendidikan di Andalas University”.
UI GreenMetric World University Ranking adalah pemeringkatan Universitas tingkat dunia yang menginisiasi usaha berkelanjutan kampus, yang diawali oleh Universitas Indonesia (UI) pada tahun 2010. Salah satu tujuan diadakannya pemeringkatan ini adalah untuk menginformasikan kepada pemerintah, badan lingkungan setempat dan internasional serta masyarakat tentang program-program pembangunan berkelanjutan di kampus. Dengan dilaksanakannya lokakarya ini, diharapkan dapat meningkatkan komitmen dan memperluas partisipasi perguruan tinggi dalam pengelolaan kampus hijau dan menambah pengetahuan seluruh partisipan dalam meningkatkan kontribusi Indonesia untuk mencapai SDGs 2030. (Red/.)

Baca Berita Lainnya