Home Daerah Pak Jokowi, Bupati Ini Masih Sibuk Gelar Pertemuan, Tegur Dong Pak!

Pak Jokowi, Bupati Ini Masih Sibuk Gelar Pertemuan, Tegur Dong Pak!

by Redaksi

HARIAN MEDAN (LABUHAN BATU) : Meskipun Presiden, Kapolri, dan Gubernur Sumatera Utara telah mengeluarkan Surat Edaran (SE)  agar tidak melakukan kegiatan pengumpulan massa atau acara keramaian untuk menghindari semakin meluasnya penyebaran wabah Virus Corona,  namun Surat Edaran tersebut,  seolah tidak digubris Bupuati Labuhanbatu, Andi Suhaimi Dalimunthe.

Betapa tidak, selama tiga hari terakhir sejumlah kegiatan pengumpulan massa masih masih digelar di Kabupaten Labuhanbatu.

Beradasarkan amatan wartawan, beberapa hari ini terdapat beberapa kegiatan pengumpulan massa atau keramaian yang ada di Labuhanbatu, antara lain,  Kegiatan Senam Ahoi di SD 10 Rantauprapat pada hari minggu (22/3/2020). Diacara itu,  terlihat puluhan orang yang mengikuti kegiatan tersebut, bahkan Bupati Andi Suhaimi juga menghadiri acara itu.

Bahkan, pada Senin (23/03/2020) Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu masih menggelar kegiatan pertemuan silaturrahmi dengan bilal mait dari tiga Kecamatan di Labuhanbatu.

Puluhan Bilal mait hadir dan berkumpul menghadiri acara tersebut. Kegiatan pertemuan dengan bilal mait ini bahkan ditencanakan masih akan digelar selama dua hari kedepan.

Banyak kalangan yang mengecam kegiatan itu bahkan tak sedikit yang menduga kegiatan tersebut sangat rentan disalahgunakan apalagi bupati Andi Suhaimi akan ikut bertarung pada Pilkada Labuhanbatu 2020.

“Aneh juga bang, presiden dan gubernur udah minta warga kurangi aktifitas, tapi pemkab malah jorjoran buat kegiatan pengumpulan orang banyak”, ucap Ardi (37) warga Labuhanbatu.

Sebelumnya, Bupati Labuhanbatu, Andi Suhaimi telah mengeluarkan Surat Edaran Bupati Labuhanbatu Nomor.800/1246/BKPP-III/2020 Tanggal 17 Maret 2020 Tentang Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid 19) terhadap Aparatur Sipil Negara Di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu.

Dalam surat itu warga diminta untuk mengurangi atifitas diluar rumah dan mengurangi kontak sosial antar warga. Namun ternyata Surat Edaran itu seolah hanya berlaku bagi warga saja, sehingga tidak berlaku untuk Bupati Labuhanbatu.

“Bupati yang buat surat edaran, tapi beliau juga yang melanggar, gimana mau mencegah virus corona, sepertinya bupati tidak sayang warganya”, cetus Ali (30) Warga Jl Ahmad Yani, Rantauprapat Kabupaten Labuhanbati.

Atas kondisi ini, sejumlah warga Labuhanbatu meminta Presiden dan Gubernur agar menegur Bupati Labuhanbatu Andi Suhaimi.

“Jangan karena berambisi jadi bupati nanti warga yang jadi korban virus Corona bang, Presiden dan Gunernur Sumut sebaiknya menegur bupati”, harap Joko warga Aek Paing Bawah, Kabupaten Labuhanbatu.

Hingga berita ini diterbitkan tak satupun pihak terkait di Pemkab Labuhanbatu yang mau menangapi. Bupati Andi Suhaimi yang dihubungi lewat telepon genggamnya pun tidak dapat dihubungi wartawan. (Red/)

Baca Berita Lainnya