Home Politik Anggota DPRD Sumut Fraksi Gerindra Terbukti Tidak Punya Ijazah SLTA

Anggota DPRD Sumut Fraksi Gerindra Terbukti Tidak Punya Ijazah SLTA

by Redaksi

Pintor Sitorus (Anggota DPRD Sumut Fraksi Gerindra)

HARIAN MEDAN (MEDAN) : Anggota DPRD Sumut dari Fraksi Gerindra, Pintor Sitorus, terbukti tidak memiliki ijazah SLTA. Hal ini diketahui dari Sidang DKPP yang digelar, Rabu (6/5/2020).

Terkait hal tersebut, Anggota Komisioner KPU Sumut, Benget Silitonga, dijatuhkan sanksi peringatan atas ketidakprofesionalan nya sebagai penyelenggara Pemilu.

Sebelumnya, Pintor Sitorus, diadukan Kompptras Sumut atas kejanggalan SKPI an. Pintor Sitorus Anggota DPRD Sumut yang dilampirkan nya saat mendaftar ke KPU sebagai Caleg DPRD Sumut dari Gerindra.

Kuasa Hukum Kompptras Sumut, Pranoto SH, Selasa (12/5/2020), mengatakan bahwa, para pengadu sangat menghargai dan mengapresiasi Putusan DKPP RI No : 21-PKE-DKPP/II/2020 yang telah dibacakan pada tanggal 06 Mei 2020.

Katanya, para pengadu dan para teradu telah melalui proses di DKPP RI, mulai dari melaksanakan pengaduan di DKPP RI sampai dengan proses pembacaan Putusan DKPP RI tertanggal 6 Mei 2020.

Menurutnya, para pengadu sangat menyesalkan atas keluarnya Putusan DKPP RI yang tidak memihak terhadap kepentingan masyarakat dan mengusik rasa keadilan di masyarakat.

“Kami menilai bahwa putusan yang dijatuhkan kepada teradu III yaitu berupa peringatan, seharusnya juga diberikan sanksi pemberhentian tidak hormat dari jabatan sebagai Penyelenggara Pemilu, karena mengingat Teradu III pernah dijatuhi sanksi Peringatan Keras pada perkara DKPP RI lainnya,” katanya.

Menurutnya, bahwa terhadap Putusan DKPP RI yang menjatuhkan rehabilitasi kepada Teradu II dan Teradu VI, seharusnya dijatuhkan putusan berupa sanksi pemberhentian tidak hormat sebagai Penyelenggara Pemilu, karena Teradu II dan Teradu VI telah turut serta dalam tindakan yang dilakukan oleh Teradu III.

Katanya, putusan itu benar-benar mengabaikan rasa keadilan yang hidup di masyarakat, oleh karena itu besar harapan kami dari para pengadu agar kedepannya dapat memutus perkara dengan melihat irah-irah Demi Keadilan Berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. (Red/)

Baca Berita Lainnya