Home Berita Nasional PSMS Harus Naik Liga 1

PSMS Harus Naik Liga 1

by Redaksi

HARIAN MEDAN (MEDAN) : Pembina PSMS Medan yang juga Gubernur Sumatera Utara Letjen (Purn) Edy Rahmayadi meminta anak-anak PSMS tidak gentar di medan manapun mereka bertanding. Secara tegas dia meminta PSMS naik ke Liga 1 Indonesia tahun depan.

Hal itu disampaikannya usai berolahraga bersama dengan para pemain tim dengan julukan ayam kinantan di Delitua, Sabtu (27/06/2020).

Hadir dalam kesempatan itu Ketua Umum KONI Sumut Jhon Ismadi Lubis, Exco Asprov PSSI Sumut yang juga Wakil Rektor II USU Prof Dr dr M Fidel Ganis Siregar, SpOG (K). Prof Fidel sendiri pada 2017- 2018 menjadi manajer Soeratin PSMS dan PSMS U 19, Sekretaris Asprov PSSI Sumut Ir Fityan Hamdi. Terlihat Kadispora Sumut Baharuddin Siagian dan Kadisinfokom Fitriyus mendampingi Gubsu.

Sementara jajaran manajemen PSMS hadir Manajer Mulyadi Simatupang dan Sekretaris Julius Raja. Para mantan PSMS terlihat hadir Tumsila, Parlin Siagian, Nobon Kayamuddin dan Mamek Soediono.

Para pemain yang dipimpin sang kapten Legimin Raharjo sempat menjajal trek lari di sekitar Taman Edukasi Cakra.

Edy Rahmayadi yang juga Gubernur Sumatera Utara menyatakan, dengan situasi manajemen PSMS yang semakin kondusif, tentunya tidak ada lagi alasan non teknis yang memayungi tim sepakbola kebanggaan bukan hanya Kota Medan namun juga Sumatera Utara. ” Saya kira bukan menjadi beban (kebanggaan daerah) namun jadikan hal itu sebagai pelecut kalian untuk tunjukkan prestasi,” tegas Gubsu.

Kepada tim pelatih yang hadir Ardi Nusri dan M Halim Tanjung, Gubsu meminta agar dibuat program peningkatan kualitas fisik dan ketahanan bermain. ” Medan itu ciri khasnya adalah rap-rap. Artinya jangan dilihat keras dan kasar. Tapi fokuslah pada permainan bola-bola pendek yang cepat , mengalir dan tidak bisa direbut lawan. Kalian harus belajar dari para mantan ini yang dulu pernah berjaya,” urai Edy sambil menunjuk para mantan pemain PSMS.

Oleh karena itu, Edy Rahmayadi minta para pengurus dan manajemen tim mempersiapkan segala kebutuhan perencanaan pelatihan seperti fisik yang harus ke daerah pegunungan di Berastagi. Bahkan Edy berjanji akan berkomunikasi dengan pihak Kodam I BB untuk meminjam lapangan Batalyon 125 Simbisa untuk keperluan TC.

Kepada para pemain yang berasal dari luar Sumut, Edy meminta agar mereka memilliki rasa cinta Medan sehingga semangat kebersamaan akan timbul.

Terkait rasa cinta daerah, hal itu dikuatkan Tumsila. Legenda hidup PSMS di era 60 an itu mengenang masa lalu dimana setiap mereka bermain di mana saja arenanya, selalu rasa fanatisme itu muncul dan menjadi motivasi meraih kemenangan walau harus berdarah-darah di lapangan karena kejailan pemain tuan rumah.

Usai pertemuan dilanjutkan dengan makan bersama dan foto bersama. (Red/)

Baca Berita Lainnya