Home Berita Nasional Massa GARANSI Desak KEJATISU Tangkap “DAHLER LUBIS” Kasus Dugaan Korupsi APBN dan APBD 2019

Massa GARANSI Desak KEJATISU Tangkap “DAHLER LUBIS” Kasus Dugaan Korupsi APBN dan APBD 2019

by Redaksi

HARIAN MEDAN (MEDAN) : Massa aksi yang mengatasnamakan Gerakan Rakyat Anti Diskriminasi (GARANSI) berunjukrasa di depan kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Jln AH Nasution Medan. Terkait dugaan korupsi yang dilakukan oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumatera Utara (Ir. Dahler Lubis) pada kegiatan Proyek Pengadaan Bibit dan Saran Pertanian Pengembangan Bawang Merah, Aneka Cabai dan Bawang Putih yang bersumber dari dana APBN dan APBD T.A 2019.

Dalam orasinya, Henri Sitorus selaku Ketua GARANSI mengucapkan apresiasi atas kinerja Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara untuk membongkar kasus dugaan korupsi pada Dinas TPH Sumut, dimana hingga saat ini pihak Kejatisu telah melakukan penyelidikan terhadap kasus dugaan korupsi tersebut yang ditaksir keuangan Negara/ Daerah dirugikan sebesar Rp 28 Miliar. “Kami ucapkan apresiasi atas kinerja Kejatisu dalam hal mengungkap serta membongkar kasus dugaan korupsi pada Dinas TPH Sumut, dimana hingga saat ini pihak Kejatisu telah melakukan penyelidikan terhadap kasus dugaan korupsi tersebut yang ditaksir keuangan Negara/ Daerah dirugikan sebesar Rp 28 Miliar”. Ucap Henri.

Untuk itu kami akan terus mengkawal kasus dugaan korupsi yang dikomandoi oleh Ir. Dahler Lubis tersebut sampai tuntas, dikarenakan tidak menutup kemungkinan adanya oknum-oknum penegak hukum yang mencoba untuk melakukan permainan jahat dengan cara membeck up pihak terperiksa demi untuk mendapatkan keuntungan dan kepentingan pribadi maupun kelompok. Tambah Henri.

Selain itu, Rizal Nasution selaku Koordinator Aksi dalam orasinya Mendesak Kejatisu segera menangkap dan memenjarakan Kepala Dinas TPH Sumut (Ir. Dahler Lubis) beserta pejabat lainnya karena diduga telah melakukan tindak pidana korupsi pada kegiatan Pengadaan Bibit dan Saran Pertanian Pengembangan Bawang Merah, Aneka Cabai dan Bawang Putih yang bersumber dari dana APBN dan APBD T.A 2019 sehingga menyebabkan keuangan Negara/ Daerah dirugikan sebesar Rp 28 Miliar.

Setelah berorasi, pihak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara yang diwakili oleh Kasipenkum Kejatisu Sumanggar Siagian langsung menanggapi aspirasi massa dan mengatakan agar massa aksi berkoordinasi langsung pada penyidik guna mengetahui sudah sejauh mana perkembangan hasil penyelidikan yang dilakukan. “Terimakasih kepada rekan-rekan dari GARANSI yang telah melakukan aksi unjuk rasa didepan kantor kejatisu ini terkait persoalan dugaan korupsi yang dilakukan oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumatera Utara. Dimana kasus tersebut sedang ditangani oleh Kejatisu, Untuk itu kepada rekan-rekan silahkan langsung berkoordinasi dengan penyidik guna mengetahui sudah sejauh mana penyelidikan yang dilakukan”. Ucap Sumanggar.

Selanjutnya setelah aspirasi ditanggapi, massa GARANSI langsung menuju Kantor Dinas TPH Sumut yang jaraknya berdekatan dengan Kantor Kejatisu, dan aksi unjuk rasa pada Dinas TPH Sumut ditanggapi oleh Ibu Nurhaliza dari Bagian Sekretariat dengan mengatakan akan menyampaikan aspirasi massa langsung kepada pimpinan.

“Mohon maaf kami ucapkan kepada adik-adik, dikarenakan pimpinan kami sedang tidak berada di tempat serta bagian yang menangani kegiatan tersebut juga tidak berada di tempat. Dan ini merupakan masukan untuk kami agar kami lebih berhati-hati lagi dalam mengelola anggaran. Dan aspirasi ini akan saya sampaikan langsung kepada pimpinan” ucap Nurhaliza. (Red/)

Baca Berita Lainnya