Home Aceh Dinas Perikanan Aceh Tenggara Kembali Bagikan Bibit Ikan Dan Pakan

Dinas Perikanan Aceh Tenggara Kembali Bagikan Bibit Ikan Dan Pakan

by Redaksi

 

Bantuan Bibit Ikan dan Pakan Oleh Dinas Perikanan Agara. (Foto:Hsb)

HARIAN MEDAN (ACEH TENGGARA) : Dinas Perikan Kabupaten Aceh Tenggara bagikan 661,700 ribu benih ikan di desa Muhajirin Kecamatan Deleng Pokhisen Sabtu (24/10/2020)
Abdul Haris,S.Pi Kadis Perikanan Kabupaten Aceh Tenggara mengakatakan anggaran kegiatan Rp 1.480.018.075 di tujukan kepada 38 Kelompok Pembudidaya Ikan yang harus memiliki lahan kolam, item barang yang dibagikan ikan mas 243.000 ekor, ikan nila 225.850 ekor, ikan lele 162.085, jaring keramba 166 buah, terpal 77 buah dan pakan ikan/Pelet 36,450 ton secara general kepada 38 kelompok tersebut.
Abdul Haris menambahkan, Program Kegitan ini merupakan langkah Pemerintah Daerah melalui Dinas Perikanan untuk memperbaiki Ekonomi di kalangan Pembudidaya Ikan di masa Pandemi Covid 19 mudah-mudahan dapat membantu dan meringankan beban Petani Ikan di Kabupaten Aceh Tenggara. Tutup Abdul Haris
Saat Harian Medan meminta tanggapan Al Mujawadin Aktivis Gerakan Masyarakat Bahwa Indonesia (GMBI) di Sekretariat GMBI Aceh Tenggara mengatakan Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara melalui setiap OPD dan SKPK jangan seperti “jurus mabuk” memberikan bantuan kepada rakyat tanpa melakukan kajian akademik yang terukur dan tidak transparan.
 
Misalnya 38 Kelompok Petani Ikan tersebut sudahkah dijaring melalui proses keterbukaan sehingga dapat memenuhi hakekat keadilan.  kok tiba-tiba hari ini kita dapat informasi Dinas Perikanan bagi bibit ikan lalu pertanyaannya kapan proses Rekruitment Kelompok Petani Ikan di umumkan oleh di Dinas Perikanan.
 
jangan sampai nantinya 38 Kelompok tersebut hanya di wilayah Deleng Pokhisen dan Lawe Bulan saja tentu itu akan menjadi persoalan karna tidak adanya azas pemerataan Dinas Perikanan harus melakukan tranformasi ketransparanan dalam menentukan setiap kelompok mendapat bantuan sehingga setiap kelompok  yang merasa berhak  dapat mengajukan persyaratan.
 
Ditambah Al Mujawadin GMBI Aceh Tenggara akan melakukan investivigasi terhadap 38 kelompok tersebut benarkah semuanya memenuhi persyaratan, Speksfikasi Pengadaan Ikan, Pakan, Jaring Keramba,Terpal sesuaikah dengan Kontrak. Kami akan pastikan tidak ada  permainan yang terindikasi kegiatan KKN seperti tidak sesuainya jumlah ikan dan pakan yang di terima oleh Kelompok Petani Ikan. Pungkas Al Mujawadin (HSB)

Baca Berita Lainnya