Home Berita Nasional Tiga Jam di Periksa, HIMMAH Minta Polisi Naikkan Kasus Dugaan Gubsu Langgar Prokes ke Penyidikan

Tiga Jam di Periksa, HIMMAH Minta Polisi Naikkan Kasus Dugaan Gubsu Langgar Prokes ke Penyidikan

by Redaksi

HARIAN MEDAN (LUBUKPAKAM) : Berkaitan dengan pengaduan HIMMAH di Mapolda Sumatera Utara(21/1), Pengurus Pimpinan Wilayah Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH) Sumatera Utara diperiksa Penyidik Sat Reskrim Polresta Deli Serdang Rabu(17/2).

“Tiga jam diperiksa dengan dua belas pertanyaan, Kami membeberkan, menyerahkan kembali bukti-bukti kuat dugaan Pelanggaran Protokol Kesehatan (Prokes) Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, Dirut PT. Bank Sumut Budi Utomo dan Bupati Deli Serdang Ashari Tambunan ke Penyidik Sat Reskrim Polresta Deli Serdang yakni Bapak AIPTU Sunardi Sanjaya”. Jelas Razak

Razak menambahkan, fakta dan bukti yang dibeberkan dalam kasus dugaan pelanggaran prokes yang dilakukan Gusbu, Bupati Deli Serdang dan Dirut Bank Sumut di antara lain kurangnya tempat pencuci tangan dan hand sanitizer pada acara penyerahan bantuan CSR Agro Wisata Paloh Naga di Desa Denai Lama, Kecamatan Pantai Labu, beberapa waktu lalu.

“Selain kurangnya alat prokes Kesehatan di dalam acara tersebut, Gubsu, Bupati Deli Serdang, dan Dirut Bank Sumut tidak menerapkan physical distancing. Seluruh fakta itu sudah diberikan ke penyidik Sat Reskrim,” jelas Razak didampingi Sekretaris HIMMAH Sumut, Sukri Sitorus, Wakil Ketua, Awaludin Nasution dan anggota, Lutfi Wicaksono.

Razak menambahkan, bahwa Kita mendukung pihak kepolisian dalam menuntaskan kasus ini, maka dari itu Kita minta kepolisian dalam hal ini Polresta Deli Serdang menaikkan status kasus ini ke penyidikan.

“Kita masih percaya kepada pihak kepolisian bahwa hari ini polisi presisi yakni prediktif, responsibilitas, transparansi dan berkeadilan (presisi) sesuai dengan slogan Bapak Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo”tambahnya

“Jangan karena Gubernur Sumatera Utara yang juga Ketua Satgas Covid 19 Sumut seolah kasus ini tidak berproses. Tidak ada yang kebal dimata hukum, apalagi Edy Rahmayadi adalah ornag yang disuntik vaksin pertama di Sumatera Utara, jangan Edy Rahmayadi memberikan contoh yamg tidak baik bagi masyarakat Sumatera Utara” tegas Razak

Ia menambahakan, PW HIMMAH Sumut akan terus konsisten mengawal kasus ini demi tegaknya supremasi hukum di Sumatera Utara. Tutup Razak mengakhiri wawancara dengan awak media.

Untuk diketahui bahwa kasus ini dilimpahkan pihak Polda Sumatera Utara ke Polresta Deli Serdang. (Red/)

Baca Berita Lainnya