Home Berita Nasional Mantan Anak Buah Buka-bukaan soal Juliari

Mantan Anak Buah Buka-bukaan soal Juliari

by Redaksi

HARIAN MEDAN (JAKARTA) – Tersangka Pejabat Pembuat Komitmen di Kementerian Sosial Adi Wahyono mengungkapkan pihak di balik PT Sri Rejeki Isman (Sritex) yang memegang proyek pengadaan goodie bag atau tas kain untuk Bansos Covid-19. Adi mengungkapkan bahwa eks Menteri Sosial Juliari P Batubara yang merekomendasikan PT Sritex. Hal itu disampaikan Adi saat menjadi saksi untuk terdakwa Harry Van Sidabukke dan Ardian Iskandar Maddanatja di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (15/3).

Awalnya, penasihat hukum terdakwa Harry Sidabukke menyinggung soal pengadaan goodie bag kepada Adi dan Matheus. Adi dan Matheus menjawab kompak tidak mengetahui siapa yang merekomendasikan PT Sritex. Menurut Matheus, pengadaan goodie bag oleh Sritex sudah ada sebelum dia masuk ditunjuk oleh Juliari untuk mengurusi Bansos Covid-19.

Sementara Adi mengaku hanya mendapatkan informasi siapa sosok yang merekomendasikan PT Sritex untuk menggarap pengadaan goodie bag. “Setelah perjalanan itu hanya mendengar saja bahwa goodie bag yang Sritex itu arahan Pak Menteri. Tetapi dalam keputusan itu saya tidak ikut. Saya masuk itu barang sudah ada,” ungkap Adi.

Dalam perkara ini, Harry dan Ardian didakwa menyuap eks Menteri Sosial Juliari Peter Batubara dan dua Pejabat Pembuat Komitmen Kemensos Adi Wahyono dan Matheus Joko Santoso.  Sedangkan Ardian didakwa memberi uang sejumlah Rp 1,95 miliar. Menurut jaksa, uang tersebut diberikan terkait penunjukkan kedua terdakwa sebagai penyedia bansos Covid-19 pada Kemensos tahun anggaran 2020. (tan/jpnn)

Artikel ini telah tayang di
JPNN.com
dengan judul
“Mantan Anak Buah Buka-bukaan soal Juliari, PT Sritex dan Proyek Tas Bansos”,
https://www.jpnn.com/news/mantan-anak-buah-buka-bukaan-soal-juliari-pt-sritex-dan-proyek-tas-bansos?page=2

Baca Berita Lainnya